Heboh! Air Laut Merak Banten Surut, Ini Faktanya

Ilustrasi Laut Surut. (Twitter)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 7 Desember 2021 | 19:20 WIB

Sariagri - Sebuah video beredar di jejaring media sosial (medsos) yang memperlihatkan air laut surut di sekitar Merak, Kota Cilegon, Banten. Dalam rekaman berdurasi 24 detik itu ada seorang pria diduga merekam berkata kalau air laut surut dan petugas piket untuk waspada.

Video itu beredar luas di Twitter pada Senin malam, 6 Desember 2021. "Dilaporkan Pantai Merak tiba-tiba surut, yang piket jangan pada tidur. Perahu pada kandas. Ada apa ini?," ujar yang merekamnya.

Beragam pernyataan berbeda keluar dari BMKG, Polri hingga PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak. Untuk BMKG Serang memberikan stempel hoaks pada video itu. Karena pada Senin malam, 6 Desember 2021, usai video itu viral, BMKG meninjau Pantai Merak.

Kondisinya normal, bahkan ombak terhitung besar. "Hoax. Masyarakat tetap waspada tetapi tidak panik yang berlebihan, klarifikasi dan teliti jika mendapatkan informasi yang meragukan," kata Tarjono, Kasi Data dan Informasi BMKG Serang.

Kemudian dari PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak mengaku pada hari Senin sore hingga Selasa pagi, 6-7 Desember 2021, air laut tidak surut. Kalaupun terjadi pasang surut air laut, merupakan hal yang biasa.

Baca Juga: Heboh! Air Laut Merak Banten Surut, Ini Faktanya
Langit Jakarta Bercahaya, Begini Penjelasan BMKG

"Kalau saya lihat di lapangan ini tidak benar, itu hoax. Kami sama-sama di lapangan. Kalau surut biasa, kemudian pasang, itu kejadian biasa. Kalau surut total sampai kapal kandas, itu tidak benar," kata GM PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, Hasan Lessy.

Berbeda dikatakan oleh Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono. Menurut dia, kejadian surutnya air laut benar terjadi pada Sabtu malam, 4 Desember 2021. Air laut yang surut terpantau di Merak, Kota Cilegon. Kemudian di Anyer dan Cinangka, Kabupaten Serang, yang masuk kedalam wilayah hukum Polres Cilegon. AKBP Sigit Haryono menerangkan kalau pasang surut air laut merupakan hal biasa terjadi, sehingga masyarakat tidak perlu risau.

Video Terkait