Mata Air Ini Punya Air dengan Tingkat Keasinan Tertinggi di Bumi Padahal Ada di Daratan

Gaetale mata air di darat dengan air terasin di dunia (Sariagri/Oddity Central)

Editor: Reza P - Sabtu, 27 November 2021 | 23:00 WIB

Sariagri - Ketika membayangkan tentang air laut, rata-rata orang terbayang akan rasa asin yang diberikannya jika masuk ke dalam rongga mulut. Namun, mungkin sebagian besar orang hanya tahu bahwa hanya air laut saja yang bisa memberikan rasa asin tersebut, lantas bagaimana dengan air tawar?

Belum banyak yang mengetahui bahwa salah satu wilayah pada sebuah negara, terdapat mata air yang terus memancarkan dengan rasa asin. Uniknya lagi, mata air tersebut bukan terletak di dekat laut melainkan di daratan.

Mata air tersebut terletak di Gaet’ale, yang merupakan sebuah kolam tidak jauh dari Kawah Dallol di wilayah Depresi Danakil, Ethiopia. Konon katanya, itu adalah tempat dengan kadar air terasin di muka bumi.

Dilansir dari laman Oddity Central, kadar air asin di kolam tersebut mencapai 43 persen, bahkan mengalahkan tingkat keasinan garam di Laut Mati di mana kadarnya hanya mencapai 33,7 persen. Sementara tingkat keasinan lautan berkisar diangka 3,5 persen.

Gaet’ale kadang disebut sebagai danau berminyak lantaran airnya yang terasa berminyak. Namun tak jarang pula yang menyebutnya danau pembunuh, karena air yang dipancarkannya mengandung gas beracun.

Hal itu terbukti dari banyak ditemukannya bangkai hewan-hewan di sekitar kolam tersebut yang tampak diawetkan. Karena keunikannya itu, kolam Gaet’ale menjadi daya tarik wisata geologi yang begitu populer di Ethiopia.

Meskipun banyak dikunjungi wisatawan, para ahli memperingati bahwa perlu hati-hati saat berada di kolam tersebut maupun di sekitar wilayah itu. Sebab, kemungkinan karbondioksida yang dihasilkan pada lokasi itu cukup tinggi, bahkan bisa membunuh manusia.

Para ilmuwan memberikan peringatan tersebut setelah melakukan pengamatan pada bangkai burung yang mati di sekitar kolam. Menurut ahli, burung tersebut mati karena meminum air yang sangat asin dan akibat karbondioksida.

Baca Juga: Mata Air Ini Punya Air dengan Tingkat Keasinan Tertinggi di Bumi Padahal Ada di Daratan
Mutu air Sungai Ciliwung Dianggap Layak untuk Jadi Bahan Baku Air Minum

Selain itu, para ahli mengungkapkan bahwa karena kandungan garam yang begitu tinggi menyebabkan hewan yang mati menjadi awet, di mana secara efektif air tersebut mengawetkan mereka.

Burung yang mati dan awet tersebut diketahui mati sudah cukup lama, terlihat dari sebagian tubuhnya terbungkus garam. Hingga kini tidak ada yang mengetahui pasti berapa usia Gaet’ale ini.

Video Terkait