Selama Libur Lebaran, Pelabuhan Tetap Beroperasi Normal

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat meninjau pelabuhan Tembaga Baru Probolinggo, Jawa Timur. (Foto: Sariagri/Arief L)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 11 Mei 2021 | 16:50 WIB

SariAgri -  PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC menjamin pelayanan operasional di semua pelabuhan yang dikelola berjalan normal selama masa libur Hari Raya Idul Fitri yaitu pada tanggal 12-16 Mei 2021.

Sebagai bagian dari mata rantai logistik, IPC memastikan arus keluar masuk barang di pelabuhan tidak akan terganggu.

"Hal ini sudah kami antisipasi sebelumnya. Kegiatan operasional di lapangan tidak akan terpengaruh pada masa libur Hari Raya Idul Fitri, karena operasional di semua pelabuhan yang dikelola IPC sudah memadukan aktivitas tenaga manusia dengan perangkat digital," kata EVP Sekretariat Perusahaan IPC Ari Santoso dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (11/5/2021).

Selama kondisi era normal baru, IPC melakukan peningkatan transformasi digital menjadi dua fokus, yakni internal dan eksternal. Di lingkup internal, IPC telah menerapkan sistem serta penggunaan aplikasi digital, baik di sisi laut maupun di sisi darat yang mencakup terminal pelabuhan, pergudangan serta area pendukung lainnya.

Di sisi laut, IPC memanfaatkan teknologi Inaportnet serta aplikasi digital lain seperti VMS, VTS, MOS, SIMOP untuk aktivitas labuh, kapal pandu, kapal tunda, kepil dan tambat.

Sementara itu, di sisi terminal ada aplikasi TOS Petikemas, TOS Non Petikemas, dan Car TOS untuk kegiatan bongkar muat serta pemindahan barang. Sedangkan di beberapa area pendukung IPC sudah memanfaatkan aplikasi Behandle Operating System, Warehouse Operating System, serta Autogate System.

Baca Juga: Selama Libur Lebaran, Pelabuhan Tetap Beroperasi Normal
Presiden Jokowi Dorong Investasi Sektor Kelautan dan Perikanan di Papua

Untuk eksternal, khususnya pengguna jasa, sejak beberapa tahun lalu IPC sudah memperkenalkan platform e-Service yang memudahkan pelayanan secara online. E-service tersebut di antaranya layanan registrasi, e-booking, e-billing, e-tracking, e-payment, dan pengaduan pelanggan (e-care).

"Era normal baru menjadi momentum bagi IPC untuk mempercepat pergeseran layanan kepelabuhanan ke arah digital. IPC akan terus mendorong semua pemangku kepentingan, terutama para pengguna jasa untuk bersama-sama melakukan transformasi ke arah aktivitas bisnis digital," tutup Ari.

Video Terkait