Jepang Mencapai Rekor Cuaca Terpanas di Tengah Tekanan Hemat Energi

Ilustrasi suhu panas. (Foto: Pixabay)

Editor: Putri - Minggu, 26 Juni 2022 | 21:00 WIB

Sariagri - Sebuah kota di Jepang timur mencatat suhu tertinggi di bulan Juni. Suhu udara menembus di atas 40 derajat Celsius, kata Badan Meteorologi Jepang (JMA).

Mengutip Straits Times, Minggu (26/6/2022), gelombang panas diperkirakan akan bertahan sepanjang musim panas. Gelombang panas menyerang ketika Pemerintah Jepang meminta rumah tangga dan bisnis untuk menghemat menghindari kemungkinan pemadaman listrik.

Sebuah stasiun cuaca mencatat suhu 40,2 derajat C pada Sabtu 25 Juni 2022 sore di Isesaki, sebuah kota 85 km barat laut Tokyo, menurut JMA. Angka tersebut memecahkan rekor hari terpanas di bulan Juni di Jepang yaitu 39,8 derajat C yang diamati pada 24 Juni 2011.

"Anticyclone kuat dari Pasifik, ditambah dengan cuaca tidak berawan, membawa panas," kata seorang pejabat JMA.

Stasiun cuaca lain di pusat Tokyo mencatat suhu 35,4 derajat C pada hari sebelumnya. Pada 1875, dengan Jepang mengalami cuaca panas dengan suhu di atas 35 derajat C di ibu kota yang mana saat itu dianggap sebagai panas ekstrem.

Pada Sabtu, JMA dan Kementerian Lingkungan Jepang mengeluarkan peringatan gelombang panas di enam dari 47 prefektur di negara itu. Masyarakat direkomendasikan menggunakan AC dan tetap berada di dalam rumah.

Baca Juga: Jepang Mencapai Rekor Cuaca Terpanas di Tengah Tekanan Hemat Energi
Jerman Darurat Gas Setelah Rusia Kurangi Pasokan

Dalam ramalan cuaca tiga bulan terbaru yang dirilis minggu ini, JMA mengatakan musim panas ini akan lebih panas daripada tahun-tahun biasa di Jepang utara, timur dan barat. Hal tersebut dikarenakan pemanasan global dan La Nina.

Perkiraan tersebut menambah kekhawatiran bagi negara itu, yang menghadapi pasokan energi yang lebih ketat karena lambatnya restart tenaga nuklir, penutupan pembangkit listrik termal dan risiko geopolitik yang meningkat setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Video Terkait