Luhut Optimis Indonesia Bakal Jadi Negara Maju di 2045

Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Pandjaitan (Antara)

Editor: Dera - Jumat, 24 Juni 2022 | 06:00 WIB

Sariagri - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengajak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk ikut membantu pemerintah mewujudkan visi menjadikan Indonesia negara maju pada 2045.

Menko Luhut mengingatkan agar semua pihak kompak dan memfokuskan pemikiran serta upaya mewujudkan visi Indonesia menjadi negara maju dan pusat peradaban kemaritiman pada 2045.

"Peran swasta dan industri melalui Kadin akan sangat besar. Untuk itu saya berharap Kadin dapat semakin profesional, turut membantu proses pemulihan dan transformasi ekonomi Indonesia, demi terwujudnya Indonesia Maju," katanya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Dalam sambutan dan arahannya pada Musyawarah Nasional Khusus Kadin Tahun 2022 secara virtual, Luhut mendorong Kadin sebagai mitra kerja pemerintah agar tetap solid untuk membantu dalam proses pemulihan dan transformasi ekonomi pascapandemi di Indonesia.

Untuk menjadi negara maju pada 2045, menurut Menko Luhut, semua pihak harus mampu mendukung pemulihan ekonomi pascapandemi dan melakukan transformasi ekonomi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga mendekati atau lebih dari 6 persen.

"Saat ini situasi pandemi di Indonesia masih terkendali, namun kita masih harus tetap waspada terhadap sub-varian baru omicron BA.4 dan BA.5 dengan tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Menko Luhut mengungkapkan meski di tengah tekanan ekonomi dunia, kinerja ekonomi Indonesia termasuk terbaik di dunia, yang terlihat salah satunya dari tingkat inflasi masih rendah dan stabil di posisi 3 persen dan terus dijaga di bawah 5 persen sampai akhir tahun.

Sementara itu pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I 2022 masih lebih baik dibandingkan dengan banyak negara dunia. Demikian pula tingkat pengangguran yang berkurang dari Februari 2021 sebesar 6,26 persen menjadi 5,83 persen pada Februari 2022.

"Pertumbuhan ekspor kita juga salah satu yang tertinggi di dunia," jelasnya, seperti dilansir Antara. 

Indonesia, lanjut Menko Luhut, saat ini juga sedang melakukan transformasi ekonomi dengan tidak lagi mengandalkan komoditi ekspor mentah tetapi sudah masuk pada turunannya.

"Jika sebelumnya kita ekspor nickel ore, saat ini kita sudah mulai melakukan ekspor besi dan baja, di masa depan kita merambah baterai litium dan mobil listrik, hal ini membuat ekonomi kita menjadi lebih bagus, saat ini kita mencapai rekor ekspor tertinggi yaitu dengan peningkatan 70 persen yang merupakan kontribusi dari hilirisasi besi dan baja," jelasnya.

Menko Luhut pun berharap Kadin dapat mengambil peran dalam potensi pengembangan industri hilirisasi Indonesia ke depannya. Saat ini pembangunan di Indonesia telah lebih merata dengan munculnya industri-industri baru di wilayah timur Indonesia.

Baca Juga: Luhut Optimis Indonesia Bakal Jadi Negara Maju di 2045
Gejolak Ekonomi Global Picu Krisis Pangan, Jokowi Minta Indonesia Waspada

Ia juga menyebut peningkatan efisiensi melalui digitalisasi juga menjadi fokus kinerja pemerintah saat ini. Tidak hanya belanja pemerintah, peningkatan efisiensi pelabuhan melalui integrasi pelabuhan dan penerapan ekosistem logistik nasional dan investasi data center dan kabel bawah laut untuk mendukung ekonomi digital juga diharapkan dapat menekan korupsi serta biaya, sehingga dapat menaikkan penerimaan negara dan meningkatkan industri.

"Selama 8 tahun terakhir, Indonesia telah mentransformasi ekonomi menjadi lebih efisien, lebih maju, dan tidak terlalu bergantung pada komoditas. Hal ini dicapai melalui hilirisasi industri, peningkatan efisiensi melalui digitalisasi dan transformasi pedesaan," pungkas Menko Luhut.

Video Terkait