Warga Jepang Berbelanja Secara Ramah Lingkungan untuk Dapat Poin

Ilustrasi tas ramah lingkungan. (Foto: Unsplash)

Editor: Putri - Kamis, 23 Juni 2022 | 15:10 WIB

Sariagri - Jepang memberi penghargaan atau poin kepada orang-orang yang mengurangi dampak iklim melalui kegiatan sehari-hari seperti berpartisipasi dalam berbagi tumpangan, membeli peralatan rumah tangga hemat energi, atau mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Inisiatif ini merupakan bagian dari program pemerintah. Raksasa e-commerce Rakuten Group dan operator pusat perbelanjaan Aeon Mall menjadi bagian dari program tersebut.

Kedua perusahaan memperluas skema poin loyalitas untuk memberi insentif kepada pelanggan agar membuat keputusan pembelian yang lebih ramah lingkungan.

Mengutip Straits Times, Kamis (23/6/2022), orang-orang dapat menggunakan kredit penghargaan yang diperoleh untuk hal-hal seperti diskon belanja online, poin maskapai, bahkan investasi.

Rakuten akan memberikan poin kepada pelanggan yang membeli peralatan hemat energi dan memilih untuk menggunakan kemasan ramah lingkungan untuk barang yang dibeli di platformnya.

Di antara berbagai kegunaan poin, Rakuten memungkinkan penggunanya untuk mengubah kredit tersebut menjadi miles maskapai penerbangan atau menggunakannya untuk berinvestasi melalui unit perantara online perusahaan.

“Kami berharap dapat mendorong masyarakat untuk melakukan perubahan perilaku yang positif dan proaktif,” kata Menteri Lingkungan Hidup Jepang Tsuyoshi Yamaguchi.

Inisiatif luas ini merupakan upaya terbaru Jepang untuk memberi sinyal kepada konsumen bahwa gaya hidup perlu disesuaikan dalam memerangi perubahan iklim.

Pejabat di Tokyo bulan lalu mendesak warga untuk mengurangi waktu satu jam untuk menonton TV dalam sehari. Selain itu menahan diri dari menggunakan pemanas di kursi toilet hingga musim dingin dalam upaya mengurangi konsumsi listrik.

Kota Sakai, di Jepang barat, akan menggunakan aplikasi untuk membantu konsumen ketika enggan menggunakan peralatan makan plastik, menggunakan skema berbagi tumpangan, dan melipat pakaian yang sudah dicuci untuk menghindari penggunaan gantungan sekali pakai.

Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Jepang, 85 persen responden mengatakan bahwa mereka menginginkan sistem penghargaan poin di supermarket ketika berhasil hidup dengan ramah lingkungan.

Baca Juga: Warga Jepang Berbelanja Secara Ramah Lingkungan untuk Dapat Poin
Canggih! Perusahaan Jerman Ini Ciptakan Sepeda dari Plastik Daur Ulang

Lebih dari 60 persen mengatakan mereka akan cenderung mencoba tindakan yang lebih ramah lingkungan yang biasanya tidak mereka lakukan, jika ada insentif.

Jepang, yang menargetkan nol karbon pada 2050, sedang mencari cara untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dari rumah tangga yang menyumbang 60 persen siklus hidup emisi gas rumah kaca negara itu.

Video Terkait