Kasus COVID-19 Meningkat, Semua Pusat Bisnis di Makau Tutup Kecuali Kasino

Ilustrasi kasino. (Foto: Unsplash)

Editor: Putri - Senin, 20 Juni 2022 | 19:35 WIB

Sariagri - Makau, pusat judi terbesar di dunia, memulai hari kedua pengujian COVID-19 massal. Hal tersebut dilakukan setelah puluhan kasus yang ditularkan secara lokal ditemukan selama akhir pekan.

Ketika sebagian besar bisnis tutup, kasino tetap buka. Pengujian terhadap sekitar 600.000 penduduk Makau diperkirakan akan berakhir pada Selasa 21 Juni 2022.

Sama halnya dengan China daratan, Makau menganut kebijakan ketat zero COVID yang bertujuan untuk memberantas semua wabah dengan biaya berapa pun.

Mengutip CNN, Makau mencatat 31 kasus COVID-19 pada Minggu 19 Juni 2022. Hal tersebut mengakhiri delapan bulan Makau tanpa kasus COVID-19.

Pejabat Makau mulai menutup sekolah, tempat wisata, pusat budaya dan semua bisnis yang tidak penting. Restoran telah diperintahkan untuk menangguhkan layanan makan di tempat.

Namun tempat-tempat kasino tetap diizinkan untuk buka. Namun, analis mengatakan keuntungan mereka masih akan terpukul karena pemerintah telah mendesak penduduk untuk tidak mengunjungi tempat hiburan.

Makau benar-benar tertutup untuk semua pengunjung kecuali penduduk Hong Kong, Taiwan, dan Cina daratan. Sebagian besar dari mereka harus dikarantina selama 10 hari pada saat kedatangan, meskipun beberapa dari daerah berisiko rendah di daratan China dikecualikan.

Pembatasan ini telah mengancam bisnis di jantung ekonomi Makau, yang secara tradisional bergantung pada jutaan pengunjung dari China daratan.

Saham kasino Macao jatuh pada Senin pagi. Sands China memimpin penurunan, jatuh lebih dari 8 persen dalam penurunan terbesar sejak 15 Maret 2022. MGM China, Wynn Macau, Galaxy Entertainment, Melco dan SJM Holdings turun antara 4 persen dan 7 persen.

Pemerintah Makau bergantung pada kasino untuk lebih dari 80 persen pendapatannya, dengan sebagian besar penduduknya dipekerjakan secara langsung atau tidak langsung oleh industri kasino.

Baca Juga: Kasus COVID-19 Meningkat, Semua Pusat Bisnis di Makau Tutup Kecuali Kasino
Restoran di Negara Ini Larang Pengunjung Belum Divaksin Makan di Tempat

Peningkatan kasus COVID-19 datang tiba-tiba, dengan kasus menyebar dengan cepat, dan sumbernya masih belum diketahui, kata Kepala Eksekutif Makau Ho Iat Seng dalam sebuah pernyataan di situs web pemerintah.

Menanggapi wabah di Makau, kota tetangga Zhuhai di provinsi Guangdong selatan, memberlakukan karantina tujuh hari wajib bagi siapa pun yang datang dari pusat perjudian tersebut.

Video Terkait