Miliki Nilai Pasar, Thailand Izinkan Warganya Tanam Ganja di Rumah

Ilustrasi ganja (Pixabay).

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 10 Juni 2022 | 19:45 WIB

Sariagri - Thailand secara resmi memberikan izin warganya untuk menanam ganja di rumah usai mengeluarkan tanaman itu dari daftar narkotika kategori 5.

Kementerian Kesehatan Thailand memberikan izin bagi masyarakat menanam ganja untuk penggunaan medis, kuliner, kecantikan, penelitian, serta pengembangan.

Diberitakan Bangkok Post, warga Thailand bisa menanam ganja setelah mendaftar melalui aplikasi bernama Pluk Kan. Meski demikian, pemerintah Thailand melarang keras penggunaan ganja untuk rekreasi atau giting.

Ekstrak ganja dengan kadar Tetrahydrocannabinol (THC) melampaui 0,2% juga masih masuk daftar narkotika Kategori 5 Thailand.

Menteri Kesehatan Masyarakat Thailand Anutin Charnvirakul mengatakan, ganja yang dikeluarkan dari daftar kategori 5 akan membantu meningkatkan nilai pasar dan mendorong diversifikasi produk ke bidang-bidang seperti bahan makanan, obat herbal dan kosmetik.

"Orang-orang dapat menanam ganja di rumah untuk tujuan medis setelah mereka mendaftarkan budidayanya ke organisasi administrasi provinsi, atau melalui aplikasi seluler Pluk Kan, yang dikembangkan dan dioperasikan oleh Food and Drug Administration. Ganja yang ditanam di rumah akan membantu menghemat uang untuk beberapa pasien yang perlu menanam ganja. Gunakan tanaman itu untuk pengobatan medis," ujarnya.

Baca Juga: Miliki Nilai Pasar, Thailand Izinkan Warganya Tanam Ganja di Rumah
Negara Ini Bagikan 1 Juta Tanaman Ganja ke Masyarakatnya

Anutin menambahkan, penghapusan ganja sebagai narkotika tidak berarti orang dapat menggunakannya secara bebas, terutama untuk rekreasi.

"Pendaftaran diperlukan untuk penanaman rumah tangga. Tidak ada batasan jumlah tanaman ganja yang ditanam tetapi warga harus memiliki kebun berpagar untuk keamanan dan mencegah pencurian atau diambil oleh orang lain," pungkasnya.

Video Terkait