IHSG Dibuka Melemah, Perhatikan Saham-saham Pilihan Ini

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, beberapa waktu lalu (Antarafoto)

Editor: Yoyok - Kamis, 9 Juni 2022 | 09:45 WIB

Sariagri - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (9/6), dibuka melemah 6,42 poin atau 0,09 persen ke level 7.186,8.

Analis PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Suryawijaya, memperkirakan pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini akan berbalik tertekan dengan rentang support-resistance IHSG berada di level 7.074-7.225.

Dia menyatakan, pola pergerakan IHSG yang sebelumnya terdorong oleh capital inflow, saat ini terlihat belum akan kembali mendongkrak laju indeks untuk menguat lebih besar. "Kondisi pergerakan IHSG lebih memperlihatkan distribusi daripada akumulasi," katanya.

William memprediksi pada hari ini potensi kenaikan IHSG belum akan terjadi. "Salah satu penopang pergerakan IHSG adalah laporan kinerja emiten. Hari ini IHSG berpotensi tertekan," tutur dia.

Yugen Sekuritas merekomendasikan pelaku pasar agar mencermati pergerakan harga saham HMSP, UNVR, BBCA, JSMR, BBNI, BINA, WIKA, WTON, ICBP dan ITMG. 

Analis PT Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, menyatakan pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini berpeluang mengalami kenaikan, setelah kemarin mampu bertahan di zona hijau dengan penguatan 0,73 persen ke level 7.193.

"IHSG menghadapi level resistance 7.232 yang terbentuk oleh level Fibonacci Retracement 85.4 persen dari Wave [a]," ujarnya.

Dia mengatakan, jika laju IHSG mampu menembus level 7.232, akan membuka peluang bagi pergerakan indeks untuk melanjutkan tren kenaikan menuju resistance berikutnya di posisi 7.300.

Baca Juga: IHSG Dibuka Melemah, Perhatikan Saham-saham Pilihan Ini
IHSG Dibuka Melemah, Sejumlah Saham Ini Layak Dimainkan

Menurut Ivan saat ini IHSG memiliki level support di posisi 7.050, 6.957 dan 6.872, sedangkan level resistance berada di 7.232, 7.300 dan 7.355. "Berdasarkan indikator, MACD dalam kondisi bullish," ucapnya.

Ivan menyatakan pergerakan IHSG yang berpotensi untuk melanjutkan tren kenaikan tersebut bisa direspons pelaku pasar dengan mengakumulasi pembelian saham ANTM, BBTN, EMTK, INCO, dan MDKA.

Video Terkait