Polemik Soal Harga Tiket Candi Borobudur, Sandiaga: Tidak Berubah Harganya

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. (Antara/HO-Kemenparekraf)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 7 Juni 2022 | 18:05 WIB

Sariagri - Wacana kenaikan tiket untuk ke Candi Borobudur sebesar Rp750.000 menjadi polemik saat ini. Musababnya, banyak masyarakat yang kontra akan kenaikan tiket tersebut.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno akhirnya buka suara terkait adanya kenaikan harga tiket ke Candi Borobudur. Lantas ia meminta agar masyarakat tidak salah fokus dalam menanggapi wacana ini.

"Poin yang difokuskan itu salah, masyarakat sudah heboh dengan angka 750.000 untuk naik ke atas, padahal itu bukan poinnya. Poinnya itu ada di daya dukungnya," ujarnya saat Media Brief di Universitas Pelita Harapan, Selasa (7/6/2022).

Baca Juga: Polemik Soal Harga Tiket Candi Borobudur, Sandiaga: Tidak Berubah Harganya
Sandiaga Uno Takjub Lihat Rumah Produksi Olahan Ikan di Bangka Tengah

Menurutnya, pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat belum tersampaikan sepenuhnya. Berdasarkan studi yang dilakukan Candi Borobudur hanya bisa menampung wisatawan sejumlah 1.200 saja.

"Jadi yang terkomunikasikan adalah untuk 1.200 itu bayarnya 750.000, padahal bukan itu pesan seutuhnya." jelasnya.

Ia menegaskan, hal ini demi menjaga kelangsungan dan kelestarian Candi Borobudur. "Untuk masuk ke kawasan Borobudur itu tidak berubah harganya, pungkasnya.

Video Terkait