Desak Indonesia Tolak Campur Tangan Barat di G20, Cina: Jangan Bahas Perang

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). (Antara/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev)

Editor: Reza P - Sabtu, 28 Mei 2022 | 18:30 WIB

Sariagri - Otoritas Cina meminta Indonesia agar menolak campur tangan terkait pelaksanaan kepemimpinan G20 di Bali tahun ini. Sepertinya, permintaan tersebut mengacu permintaan negara Barat yang ingin membahas perang Rusia dan Ukraina.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Cina, Wang Yi menyatakan hal tersebut lewat sambungan telepon kepada Menlu Indonesia, Retno Marsudi. Dia mengatakan agar fokus pada isu ekonomi sesuai tujuan dibentuknya G20.

"Cina dengan tegas mendukung Indonesia dalam memainkan perannya sebagai presiden, menghilangkan campur tangan untuk mencapai tujuan agenda yang telah ditetapkan, dan memimpin G20 ke arah yang benar," kata pernyataan Kemenlu Cina.

"Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa adalah platform yang tepat untuk membahas masalah politik dan keamanan. Sementara itu, G20 harus tetap berkomitmen fokus pada koordinasi kebijakan ekonomi makro dan memenuhi misinya," tambahnya.

Wang menyinggung kembali pernyataan Presiden Joko Widodo kepada Presiden Cina, Xin Jinping bahwa G20 merupakan forum ekonomi, bukan forum politik.

"Presiden Joko Widodo telah menegaskan kembali bahwa sejak pembentukannya, G20 merupakan forum ekonomi, bukan forum politik, dan Cina sepenuhnya sepakat dengannya dalam hal ini," kata Wang.

Diketahui sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan telah mengundang Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy yang tengah diinvasi oleh Rusia, untuk turut serta dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.

Baca Juga: Desak Indonesia Tolak Campur Tangan Barat di G20, Cina: Jangan Bahas Perang
Laporan Khusus: Ekspor Dibuka, Harga Minyak Goreng 'Pasti' Turun?

Sementara, Jokowi juga menyatakan bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin juga bersedia hadir ke KTT tersebut. Jokowi menginginkan G20 menjadi ajang perdamaian dan stabilitas sebagai kunci bagi pemulihan dan pembangunan ekonomi dunia.

Amerika Serikat merupakan aktor utama yang meminta Presiden Ukraina dihadirkan dalam forum G20 sebagai negara peninjau. Selain itu, negara Barat juga meminta agar Indonesia tidak mengundang Rusia pada pertemuan itu.

Video Terkait