Coldplay Dukung Gerakan Hijau dengan Hadirkan Sepeda Stasion di Panggung

(Pertunjukan live Coldplay di Phoenix AZ, Mei 2022. (Youtube)

Editor: Dera - Rabu, 25 Mei 2022 | 22:30 WIB

Sariagri - Grup band ternama, Coldplay menggelar tur dunia sekaligus mendukung gerakan hijau. Beragam atraksi ditunjukkan, salah satunya adalah menambahkan lantai dansa kinetik dan sepeda stasioner di atas panggung.

Lantai dansa kinetik dan sepeda stasioner tersebut diharapkan bisa mendorong penggemar untuk membantu menghidupkan pertunjukan tur "Music of the Spheres" saat mereka menari atau berputar. Tur ini sendiri digelar sejak Maret 2022 hingga September 2022

Band yang lagu-lagunya sangat mendunia, termasuk lagu berjudul Higher Power telah berkomitmen untuk menjadi band yang berkelanjutan dan menghasilkan karbon serendah mungkin, serta berharap untuk mengurangi emisi CO2 mereka hingga 50 persen di setiap gelaran pertunjukannya.

"Itulah yang akan terjadi, orang melihatnya kurang sebagai semacam tanggung jawab yang berat dan lebih sebagai semacam kesempatan untuk melakukan sesuatu yang menyenangkan dan itu bermanfaat bagi lingkungan dan seluruh pengalaman konser," kata bassis Guy Berryman, seperti dikutip dari cbc.ca.

Setiap lantai dansa kinetik dapat menampung lusinan orang, yang akan menghasilkan listrik ketika mereka membuat gerakan dansa. Band ini memiliki kontes pra-pertunjukan untuk melihat kelompok penggemar mana yang dapat menghasilkan kekuatan (listrik) paling besar.

Masing-masing lantai dansa yang berisi minimal 15 sepeda statis atau lebih akan bisa menghasilkan energi rata-rata 200 watt, yang ditangkap dalam baterai untuk menggerakkan elemen pertunjukan.

"Menjadi hijau bukanlah jenis amal yang menyombongkan diri. Ini adalah model bisnis yang baik. Itulah yang ingin kami tunjukkan," kata vokalis Coldplay, Chris Martin.

Upaya tersebut melibatkan banyak hal, mulai dari menyediakan lebih banyak pilihan makanan nabati untuk semua artis dan kru pertunjukan, menghilangkan plastik sekali pakai hingga memikirkan kembali transportasi yang paling ramah lingkungan untuk musisi dan penggemar.

Coldplay berencana untuk meminimalkan perjalanan udara, dan akan memilih penerbangan komersial daripada charter jika memang diperlukan. Namun mereka akan menggunakan kereta api dan kendaraan listrik bila memungkinkan. Truk-truk mereka akan menggunakan bahan bakar alternatif seperti minyak sayur hydrotreated.

Namun perubahan tidak selalu berjalan mulus. Coldplay belakangan ini telah dituduh melakukan pencucian hijau karena telah bermitra dengan Neste, perusahaan yang menyebut dirinya sebagai produsen biofuel berkelanjutan terbesar di dunia.

Baca Juga: Coldplay Dukung Gerakan Hijau dengan Hadirkan Sepeda Stasion di Panggung
Plastic Credit,Gagasan Baru Pengurangan Sampah Plastik



Namun, sejumlah pihak menuduh Neste terkait dengan deforestasi untuk pengembangan lahan minyak sawit sebagai bahan produksi biofuelnya yang juga dianggap meragukan. Tetapi Neste menjawab bahwa "minyak sawit konvensional" tidak digunakan sebagai "bahan baku" dalam kolaborasi dengan Coldplay, dan berharap untuk mengakhiri penggunaan minyak sawit konvensional pada tahun 2023.

Coldplay hanyalah salah satu pertunjukan musik yang digelar untuk mengurangi efek jejak iklim dari tur mereka. Musisi lain yang melakukan hal serupa antara lain Billie Eilish, Harry Styles, The Lumineers, Dave Matthews Band, Shawn Mendes, Maroon 5, John Mayer, Lorde, The Chicks, Jason Isbell dan The 1975.

 

Video Terkait