Luhut: Komitmen Belanja Produk Dalam Negeri Capai Rp800 Triliun

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. ANTARA

Editor: M Kautsar - Jumat, 20 Mei 2022 | 19:25 WIB

Sariagri - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan komitmen aksi afirmasi belanja produk dalam negeri oleh kementerian/lembaga, pemerintah daerah dan BUMN sudah menembus Rp800 triliun.

"Saat ini komitmen aksi afirmasi K/L, Pemda, BUMN, sudah mencapai lebih dari Rp800 triliun. Ini akan terus kita kawal sehingga memberi manfaat besar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Luhut, Jumat (20/5/2022).

Luhut mengatakan aksi afirmasi belanja pemerintah merupakan salah satu upaya untuk mendorong permintaan (demand) atas produk dalam negeri. Luhut yang juga Ketua Tim Gernas BBI mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian program Gernas BBI yang hingga Maret 2022 telah mencatatkan sebanyak 18,5 juta unit UMKM masuk ke ekosistem digital (onboarding).

"Harapannya pada akhir Mei ini mampu mencapai lebih dari 20 juta unit," katanya.

Luhut pun menyampaikan tiga strategi kepada pemerintah daerah untuk bisa mendorong penggunaan produk dalam negeri.

Pertama, memastikan belanja produk dalam negeri melalui e-katalog. Kedua, mendorong hadirnya e-katalog lokal, dan ketiga, mewajibkan e-katalog di produk UMKM dalam negeri.

Sebelumnya, pemerintah menargetkan pembelian produk dalam negeri oleh pemerintah sebesar Rp400 triliun melalui e-katalog dan toko daring pada 2022.

Baca Juga: Luhut: Komitmen Belanja Produk Dalam Negeri Capai Rp800 Triliun
Tingkat Ekonomi Daerah, Gubernur NTT Mengajak Masyarakat Beli Produk SMK dan UMKM



Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan produk dalam negeri serta menggerakkan UMKM.

Melalui pembelanjaan dalam negeri sebesar Rp400 triliun, akan dapat memberi dampak pertumbuhan ekonomi hingga sebesar 1,71 persen.

Video Terkait