Desa wisata di Bengkulu Siap Jalani Penilaian ADWI 2022

Air Terjun Tri Sakti Desa Belitar Seberang, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu

Editor: Tatang Adhiwidharta - Senin, 16 Mei 2022 | 18:15 WIB

Sariagri - Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Belitar Seberang, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu tengah menyiapkan desanya untuk kunjungan dewan juri penilaian Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.

Desa Belitar Seberang yang terletak di Kecamatan Sindang Kelingi, Bengkulu itu menjadi satu-satunya wakil Provinsi Bengkulu untuk penilaian ADWI 2022 yang saat ini telah masuk 50 besar nasional, kata Ketua Pokdarwis Desa Belitar Seberang Hendri Handika saat dihubungi di Rejang Lebong, Senin.

"Saat ini kita masih melakukan persiapan dalam rangka visit atau kunjungan dewan juri dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bapak Sandiaga Salahuddin Uno yang rencananya akan datang langsung ke desa kami," kata dia.

Dia menjelaskan persiapan yang mereka lakukan ialah dengan mengikuti bimbingan tekhnis (bimtek), kemudian melakukan percepatan pembangunan akses jalan menuju 2,5 km menuju daya tarik utama wisata Desa Belitar Seberang berupa Air Terjun Tri Sakti.

Sedangkan untuk yang lainnya melakukan penataan desa, pembangunan gapura maupun pengadaan suvenir, pengadaan peralatan protokol kesehatan dan lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Rejang Lebong M Budianto di tempat terpisah menjelaskan kelebihan yang dimiliki Desa Belitar Seberang adalah keunikan, kelengkapan fasilitas maupun sumber daya manusia sehingga diharapkan bisa menjadi penilaian tersendiri oleh dewan juri.

"Alhamdulillah saat ini Desa Belitar Seberang, Kecamatan Sindang Kelingi masuk dalam 50 besar ADWI 2022. Kita berharap Desa Belitar Seberang bisa menjadi salah satu pemenangnya dari masing-masing kategori, di mana Desa Belitar Seberang ini masuk jenis wisata alam kategori berkembang, " kata dia.

Baca Juga: Desa wisata di Bengkulu Siap Jalani Penilaian ADWI 2022
Integrasi Ekowisata dan Agroforestery Belitung Siap Digarap Maret ini

Penilaian ADWI yang diselenggarakan Kemenparekraf ini, kata dia, didasarkan pada sejumlah kriteria antara lain keunikan yang menjadi daya tarik pengunjung dan keaslian alam dan buatan, homestay, suvenir, digital dan kreatif, toilet umum, CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability), dan kelembagaan desa.

Untuk menyukseskan Desa Belitar Seberang meraih prestasi terbaik ini, pihaknya terus melakukan pembenahan dengan meningkatkan berbagai kekurangan dengan kreativitas anak-anak muda dalam bentuk ekonomi kreatif.

Video Terkait