18 Kasus Hepatitis Akut Bergejala Terdeteksi di Indonesia

Ilustrasi - Penyakit hepatitis. (Maxpixel)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 13 Mei 2022 | 16:55 WIB

Terdapat 18 kasus hepatitis akut yang bergejala terdeteksi di Indonesia.  Penyebaran kasus ini berada di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, DKI Jakarta, Kalimantan TImur, Jawa Barat, Jawa Timur.

Direktur Utama Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso dr.  Mohammad Syahril mengatakan dari 18 kasus itu, 9 diantaranya berjenis kelamin laki-laki, 8 perempuan dan 1 pasien masih dalam proses verifikasi.  Dari data tersebut, dilaporkan stasus pasien yang meninggal 7 orang dan yang masih hidup 11 orang.

dr. Syahril juga mengungkapkan gejala yang dialami pasien, seperti demam, mual, muntah, hilang nafsu maka,n diare akut, lema,  lesu, nyeri bagian perut, nyeri otot sendi, mata kuning, gatal-gatal dan urine berwarna kuning seperti air teh.

Sebagai bentuk kewaspadaan bersama, dr Syahril meminta pada masyarakat agar betul-betul memahami gejala awal dari hepatitis akut, seperti gejala kuning, sakit perut akut, diare akut, muntah, penurunan kesadaran, lesu dan kejang.

“Dan tentu saja dengan mengenal kasus ini lebih awal kita lebih peduli kepada anak tersebut untuk melakukan langkah-langkah selanjutnya, jangan sampai anak ini mendapat keluhan yang lebih berat,” ujarnya dalam konferensi pers di Youtube Kementerian Kesehatan.

Dengan mengetahui gejala awal tadi, dr Syahril berharap agar  dapat dilakukan pemeriksaan ke dokter, puskesmas aau RS terdekat.  Selain itu, ia juga berharap agar pelayanan fasilitas kesehatan bisa mengenal keadaan penyakit satu ini.

“Diharapkan seluruh pelayanan fasilitas kesehatan ini dapat melakukan langkah-langkah cepat agar pasien dapat tertolong dan tidak dalam keadaan ke yang lebih berat atau sampai meninggal,” ujarnya.

Video Terkait