Jelang Lebaran, DKI Jakarta Salurkan Beragam Bansos Kebutuhan Dasar

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Pemprov DKI)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Kamis, 28 April 2022 | 19:25 WIB

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, secara simbolis menyalurkan bantuan sosial (bansos) Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) kepada penerima baru, di antaranya Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), Kartu Anak Jakarta (KAJ), dan dana stimulan karang taruna.

“Kami di Pemprov DKI Jakarta berkomitmen mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan bagi setiap warga. Alhamdulillah, penyerahan bantuan sosial ini dapat terlaksana sebelum Hari Raya Idulfitri. Semoga dapat bermanfaat bagi warga Jakarta yang membutuhkan,” ujarnya di Ruang Pola Balai Kota Jakarta pada Kamis (28/4/2022).

Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Premi Lasari menjelaskan bahwa pencairan bansos PKD merupakan akumulasi dari Januari hingga April 2022. Para penerima bansos KLJ akan menerima bantuan sebesar Rp 2.400.000,- ,  yang merupakan akumulasi dengan besaran  Rp 600.000- setiap bulannya.

Sedangkan, penerima bansos KPDJ dan KAJ, lanjut dia, akan menerima Rp 1.200.000,- yang merupakan akumulasi dengan besaran Rp 300.000,- setiap bulannya.

“Untuk diketahui, penerima bansos PKD merupakan masyarakat yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) penetapan Agustus 2021, yang kemudian ditentukan melalui musyawarah kelurahan. Penyaluran bansos PKD bagi KLJ, KPDJ dan KAJ dilakukan secara bertahap, dimulai tanggal 8 April 2022 yang lalu, kemudian sisanya akan ada pendistribusian rekening beserta kartu ATM bagi penerima bansos baru oleh Bank DKI, yang jadwalnya akan diinformasikan lebih lanjut,” jelasnya.

 

Dikatakannya, bagi masyarakat yang merasa berhak mendapatkan bantuan ini tetapi belum pernah mendapat bantuan, dapat mendaftarkan diri melalui mekanisme pendaftaran DTKS. Informasi jadwal dan persyaratan DTKS dapat diperoleh melalui Petugas Pendata dan Pendamping Sosial di Kantor Kelurahan setempat dan/atau Kepala Satuan Pelaksana Sosial di Kantor Kecamatan setempat.

Selain itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Disnakertransgi) Provinsi DKI Jakarta, Andri Yansyah, pihaknya juga menyerahkan Kartu Pekerja Jakarta Tahap 2 Tahun 2022 sebanyak 457 kartu.

“Program Kartu Pekerja Jakarta (KPJ) ini dilaksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja berserta keluarganya dalam rangka menciptakan iklim hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan menuju DKI Jakarta yang aman dan kondusif sehingga terwujud Jakarta yang maju kotanya dan bahagia warganya,” ungkapnya.

Untuk diketahui, penerima KPJ akan memperoleh tambahan manfaat diantaranya layanan naik TransJakarta gratis di koridor yang telah ditentukan, anggota/member JakGrosir, penyediaan pangan dengan harga murah, dan bantuan biaya personal pendidikan (KJP Plus).

Cara mendapatkan Kartu Pekerja Jakarta

Baca Juga: Jelang Lebaran, DKI Jakarta Salurkan Beragam Bansos Kebutuhan Dasar
Jelang Idul Fitri 2022: Stok Daging Sapi Aman, Harga Stabil

Adapun syarat pengajuan KPJ, yaitu memiliki KTP DKI Jakarta, berpenghasilan maksimal setara dengan UMP + 10 persen, mengisi form perbankan yang disediakan, serta bekerja di perusahaan yang berlokasi di DKI Jakarta.

Berikut, mekanisme pengajuan KPJ sebagai berikut:

•    Pemohon mengumpulkan foto copy KTP, KK, NPWP, Slip Gaji, dan Surat Keterangan dari Perusahaan.
•    Pendaftaran dilakukan melalui Dinas dan Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi DKI Jakarta atau melalui email [email protected] cc: [email protected]
•    Disnakertransgi Provinsi DKI Jakarta melakukan verifikasi terhadap data permohonan yang diajukan.
•    Pemohon melakukan pembukaan rekening Bank DKI (minimal deposit 50.000 rupiah) serta Bank DKI mencetak kartu bagi pemohon yang dinyatakan lolos verifikasi.
•    Disnakertransgi Provinsi DKI Jakarta bersama Bank DKI dan PD Pasar Jaya akan mendistribusikan kartu di titik-titik yang telah ditentukan.

Video Terkait