Miris! Petani Ini Tewas Terkena Kawat Listrik Jebakan Tikus Miliknya

Jasad Samiran di lokasi kejadian. (Sariagri/Arief L)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Rabu, 27 April 2022 | 11:30 WIB

Sariagri - Meski sudah berulang kali disosialisasikan larangan penggunaan jebakan tikus menggunakan kawat listrik, petani tetap saja membandel.  Akibatnya terjadi senjata makan tuan. Seperti yang dialami Samiran (51 tahun) warga Desa Tungkulrejo, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Ia ditemukan meninggal dunia akibat terkena kawat jebakan tikus beraliran listrik yang dipasangnya sendiri. Jasad korban pertama kali ditemukan tak bernyawa oleh Markum, rekan sesama petani dalam kondisi tengkurap dan masih menggendong senapan angin untuk berburu tikus di sawah yang digarapnya.

“Kawat listrik untuk jebakan tikus itu, baru dipasang senin kemarin oleh korban. Nah, rupanya korban ini tak puas, hingga malamnya ke sawah membawa senapan untuk memburu tikus. Namun dugaan terpeleset dan kesetrum kawat listrik yang dipasangnya sendiri,” beber rekan korban, Markum Kepada Sariagri, Selasa (26/4/2022).

Markum menjelaskan, awal mula ia tidak sengaja menemukan jenazah Sumiran terjatuh tengkuram di sawah. Karena ia dan petani lain masih mendengar suara genset lalu didatangi sawah Sumiran dan ditemukan korban sudah meninggal.

“Petani disini pada heran, sudah pagi kok masih tedengar suara mesin genset. Setelah di cek ternayat suaranya berasal dari sawah pak Sumiran. Begitu di dekati, kami temukan korban sudah nyungsep meninggal disawah kena setrum kawat jebakan tikus itu,” imbuhnya.

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan kepolisian setempat, jasad korban sudah meninggal dunia lebih dari 8 jam dengan posisi masih menggendong senapan angin yang digunakannya memburu hama tikus.

Baca Juga: Miris! Petani Ini Tewas Terkena Kawat Listrik Jebakan Tikus Miliknya
Anjing Tanah! Hama yang Menyerang Fase Awal Padi

Dibantu warga sekitar, jenazah korban dievakuasi oleh polisi dan dibawa ke rumah duka. Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan 1 mesin genset berikut bahan bakar dalam botol bekas kemasan air mineral 1 liter dan lilitan kawat yang digunakan untuk aliran listrik.

Kasus tewasnya Samiran, menambah daftar kematian petani akibat tersengat aliran listrik yang dipasang di sawah. Beberapa waktu sebelumnya ada juga seorang petani di wilayah Kecamatan Pangkur, Ngawi yang ditemukan meninggal akibat jebakan tikus yang dipasangnya sendiri.

 

Video Terkait