Setahun Warga DKI Bisa Bangun 185 Candi Borobudur dengan Sampah

Seorang pria berjalan di dekat sampah di pantai yang tercemar di tepi Teluk Guanabara di Rio de Janeiro, Brazil (16/3/2022). ANTARA

Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 26 April 2022 | 20:20 WIB

Sariagri - Bertepatan dengan Hari Bumi yang jatuh pada 22 April lalu, Waste4Change mendorong masyarakat memulai kebiasaan memilah sampah lewat layanan Send Your Waste (SYW). Waste4Change akan mendaur ulang sampah plastik kemasan yang dikirimkan masyarakat di Jabodetabek untuk mengurangi penumpukan sampah di TPA dan bantar gebang.

Hingga tahun 2021, layanan Send Your Waste dari Waste4Change sudah menerima dan mendaur ulang 31.000 kilogram sampah. Guna meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap layanan Send Your Waste, Waste4Change melakukan penandatanganan kerjasama “Restorasi Nasi, Kirim Sampah Bisa Donasi Beras” bersama Kedaimart. Program kerja sama ini merupakan wujud komitmen untuk mengurangi penumpukan sampah di TPA Bantar Gebang. Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2019 menyebutkan Indonesia menghasilkan sedikitnya 64 juta ton timbunan sampah setiap tahunnya.

Berdasarkan data tersebut, sekitar 60 persen sampah diangkut dan ditimbun ke TPA, 30 persen diantaranya tidak dikelola dan mencemari lingkungan, dan hanya 10 persen sisanya yang didaur ulang. Dalam peresmian kerja sama, Mohamad Bijaksana Junerosano, CEO Waste4Change menekankan, “Dalam dua hari, tumpukan sampah warga DKI setara dengan satu Candi Borobudur. Sehingga dalam satu tahun, warga DKI bisa membangun 185 Candi Borobudur dalam bentuk sampah. Kami sangat mengapresiasi kerjasama “Restorasi Nasi” untuk mendorong masyarakat memilah sampah sejak dari sumber. Langkah ini juga sejalan dengan budaya masyarakat Indonesia yang senang berbagi terutama di momen bulan Ramadan ini.”

Adrian Hernanto selaku CEO PT Kedai Sayur Indonesia juga mengungkapkan, “Dengan adanya kolaborasi ini kami berharap dapat menjadi awal yang baik dalam mewujudkan kerja sama yang lebih luas lagi, terutama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan industri demi menanamkan nilai-nilai pentingnya waste management and solution di sektor industri dan juga di tingkat rumah tangga dan komunitas. Selain itu, melalui kerja sama ini juga dapat menonjolkan perbaikan di industri pangan online dan ekosistem pertanian yang akan berdampak baik pada lingkungan melalui pengumpulan sampah yang kami lakukan dan juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,”paparnya.


Dalam program “Restorasi Nasi” ini, KedaiMart akan berperan sebagai penyelenggara dan penyedia 10 ton beras yang akan dibagikan selama April hingga akhir tahun 2022. Sementara Waste4Change berperan sebagai rekan penyedia platform pengumpulan sampah terpilah melalui layanan Send Your Waste (SYW) yang menerima sampah terutama di DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Untuk mengoptimalkan pengumpulan sampah di titik wilayah Jawa Tengah dan Sebagian Tangerang Selatan, Rapel juga akan membantu sebagai wadah penyetoran sampah untuk ditukarkan menjadi beras.

Untuk menyetorkan sampah anorganik, pengirim bisa mengakses halaman Send Your Waste Waste4Change (w4c.id/SYW). Setelah register atau login, pengirim akan diminta untuk mengikuti serangkaian langkah; mulai dari penentuan titik pengiriman, metode pengiriman, hingga menyematkan kode unik pada paket untuk keperluan verifikasi. Nantinya, jumlah berat semua sampah yang terkumpul via program SYW akan diakumulasi setiap akhir bulan. Data tersebut akan dikonversi menjadi jumlah beras yang dibagikan atas partisipasi kolektif pengirim program Send Your Waste Waste4Change melalui program Restorasi Nasi KedaiMart.

Bantuan beras dari program Restorasi Nasi KedaiMart ini akan diarahkan pada komunitas dan lembaga yang membutuhkan, terutama yang berkaitan erat dengan pengelolaan sampah dan penyediaan bahan makanan. Pelaporan dari kegiatan Restorasi Nasi akan dilakukan via media sosial dari masing-masing pihak yang terlibat.

Lebih lanjut, Mohamad Bijaksana Junerosano, CEO Waste4Change menerangkan “Tujuan dari program Send Your Waste dari Waste4Change adalah membantu masyarakat mendaur ulang sampah anorganik mereka dan mengedukasi masyarakat untuk memilah sampah dari sumber. Sejak awal diinisiasi hingga kini, Send Your Waste Waste4Change telah berhasil menerima lebih dari 31.000 kg sampah. Kami berharap kerjasama bersama Kedaimart dalam kampanye Restorasi Nasi ini mampu meningkatkan partisipasi publik dalam menjaga kesejahteraan bersama, salah satunya dengan mengelola sampah dengan bertanggung jawab,”tutupnya.

Video Terkait



Baca Juga: Setahun Warga DKI Bisa Bangun 185 Candi Borobudur dengan Sampah
Penanganan Sampah untuk Turunkan Emisi GRK Harus Libatkan Semua Komponen