Bacaan Niat Sholat Malam Lailatul Qadar Lengkap dengan Tata Cara dan Doanya

Ilustrasi salat berjamaah (Freepik)

Editor: Tanti Malasari - Jumat, 22 April 2022 | 18:40 WIB

Sariagri - Menjelang datangnya malam lailatul qadar, umat Islam dianjurkan melaksanakan banyak amalan, salah satunya diantaranya adalah salat sunnah lailatul qadar. Sebelum melakukannya jangan lupa untuk membaca doa niat sholat malam lailatul qadar.

Lantas bagaimana niat sholat malam lailatul qadar?

Perlu diketahui sholat malam lailatul qadar merupakan salah satu amalan yang bisa dilakukan saat Lailatul Qadar. Dengan menunaikan salat ini, Allah akan memberi keberkahan dan mengabulkan segala jenis permohonan yang diminta umat-Nya.

Pada dasarnya tata cara sholat lailatul qadar sama seperti sholat wajib ataupun sunnah pada umumnya. Letak perbedaannya hanya pada bacaan niat sholat malam lailatul qadar yang akan dibacakan sesuai dengan jumlah rakaat yang akan dilaksanakan. Sholat Lailatul Qadar sendiri bisa dilakukan dengan jumlah dua rakaat, empat rakaat, serta maksimal dua belas rakaat.

Berikut tata cara dan niat sholat malam lailatul qadar yang harus diketahui:

1. Membaca niat sholat malam Lailatul Qadar

Membaca niat bisa dilakukan dalam hati dan dilakukan dengan mengharap ridho dari Allah SWT. Untuk bacaannya sendiri bisa berbeda tergantung dengan jumlah rakaat yang akan ditunaikan. Berikut adalah niat sholat malam Lailatul Qadar jika ingin dilakukan dua rakaat.

"Ushalli sunnatan fi lailatul qadri rak'ataini mustaqbilal qiblati lillahita'ala, Allahu akbar"

Artinya: "Saya niat shalat sunnah Lailatul Qadar dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta'ala, Allahu akbar."

2. Takbiratul Ihram

Selanjutnya setelah niat adalah diawali dengan melakukan gerakan takbiratul ikhram sambil mengucapkan kalimat takbir yaitu "Allahu Akbar".

3. Membaca bacaan Surat Al-Fatihah

Dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah pada setiap rakaatnya.

4. Membaca surat pendek Alquran

Lalu membaca surat pendek, namun ada beberapa surat yang dianjurkan untuk dibaca, seperti Al-Ikhlas 7 kali atau At-Takatsur 1 kali, kemudian Al-Ikhlas 3 kali atau Al-Qadr sebanyak 3 kali.

5. Tidak ada Tahiyat Awal

Tidak seperti salat wajib 4 rakaat pada umumnya, jika melakukan salat malam lailatul qadar 4 rakaat maka ia tidak ada tahiyat awal. Sehingga jika sudah sampai rakaat kedua, tidak perlu untuk duduk tahiyat namun dilanjutkan ke rakaat ketiga.

6. Tahiyat Akhir

Selanjutnya sampai pada rakaat keempat dengan membaca bacaan doa tahiyat akhir, yang sama dengan doa tahiyat pada sholat lainnya.

7. Salam

Setelah tahiyat akhir dilanjutkan dengan gerakan salam ke kanan dan ke kiri seperti salat pada umumnya.

8. Berdoa

Terakhir adalah berdoa. Saat selesai sholat malam lailatul qadar, dianjurkan untuk berdoa kepada Allah. Sebab momen inilah yang paling penting untuk meminta permohonan kepada Allah SWT.

Hal ini sebagaimana iriwayatkan dari 'Aisyah bahwa dia pernah bertanya kepada Nabi Muhammad (SAW) apa yang harus dia katakan dalam permohonan jika dia bertemu malam Lailatur Qadar.

Dan dia menjawab untuk mengatakan yang berikut ini:

Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni’

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Dzat Yang Maha Pemaaf dan Pemurah maka maafkanlah diriku."

Dilanjutkan dengan bacaan dzikir lailatul qadar. Hal ini sebagaimana Salam Al-Farisi telah meriwayatkan bahwa Rasulullah Muhammad SAW berkata:

Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Malam Lailatul Qadar Lengkap dengan Tata Cara dan Doanya
Tata Cara Sholat Malam Lailatul Qadar, Lengkap dengan Niat dan Doanya

"Wahai manusia! Ketika bulan agung, bulan berkah (Ramadan) datang kepadamu, lakukan banyak dari empat tindakan ini di dalamnya. Dua tindakan yang dengannya kamu akan menyenangkan Tuhanmu dan dua tindakan yang tidak dapat kamu lakukan tanpanya. Adapun dua yang tolong Tuhanmu, mereka adalah kesaksian bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan mencari pengampunan-Nya. Adapun dua tindakan yang tidak dapat Anda lakukan tanpa, Anda harus mencari surga dari Tuhan Anda dan mencari perlindungan dari api neraka."

Berdasarkan hadis di atas, kita dapat melafalkan zikir ini berulang kali selama bulan Ramadan:

Ash-hadu an laa ilaha illaAllah, astaghfiruAllah, nas-alu-ka-al-jannata, wa na-u'zubika mi-nan-nar (x3)

Artinya: Saya bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan aku mencari pengampunan dari Allah. Kami meminta surga bagi Anda dan mencari perlindungan Anda dari api neraka.

Allahum-ma in-naka 'a-fuw-wun tu-hib-bul-'af-wa fa' fu 'an-naa (x3)

Artinya: Ya Allah, Engkau Pengampun dan pengampun kasih, jadi maafkan aku.