Polisi Amankan 2 Orang Penanam Ganja Hidroponik di Sebuah Apartemen

Wakil Kepala Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Harun. (Antara)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 22 April 2022 | 13:10 WIB

Sariagri - Dua orang tersangka AA dan MM diketahui menanam ganja di sebuah unit apartemen di kawasan Boulevard, Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi. Kini Polrestro Jakarta Selatan akan memeriksa pengelola apartemen.

"Kami akan menyelidiki ke arah sana, ini masih proses penyelidikan bagaimana pengawasan apartemen terhadap penghuninya," kata Wakapolres Metro Jakarta Selatan, AKBP Harun, Jumat (22/4/2022).

Menurut Harun, kedua tersangka awalnya tidak berniat menyewa satu kamar di apartemen khusus sebagai tempat menanam ganja.

Lantas kedua tersangka membeli bibit ganja tersebut dari seseorang pada tahun 2019. Karena tidak punya lahan untuk melakukan budidaya, keduanya terpaksa menyulap satu kamar apartemen di lantai 19 menjadi tempat budidaya ganja dengan teknik hidroponik.

Tak kehilangan akal, mereka pun membeli berbagai peralatan seperti instalasi udara, pot tanaman hingga pipa untuk kepentingan budidaya ganja di dalam kamar.

Baca Juga: Polisi Amankan 2 Orang Penanam Ganja Hidroponik di Sebuah Apartemen
Pengertian Hidroponik dan Berbagai Teknik Penanamannya

AA dan MM juga belajar melakukan budidaya ganja dengan hidroponik melalui saluran YouTube. Dengan modal tersebut, mereka berhasil menjalankan aktivitas budidaya ganja itu selama delapan bulan.

"Selama delapan bulan menghasilkan 240 tanaman ganja dan meraup untung sebesar Rp40 juta," kata Harun.

Aksi mereka pun terbongkar ketika polisi melakukan penggerebekan di apartemen pada Rabu (20/4/2022). Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 Jo 111 ayat 2 UU nomor 35 tentang narkotika dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda maksimal Rp10 miliar.

Video Terkait