Warga Diajak Diet Plastik agar Laut Menjadi Cantik

Ilustrasi - Sampah plastik. (Pixnio)

Editor: Arif Sodhiq - Minggu, 27 Februari 2022 | 22:30 WIB

Sariagri - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyerukan agar warga di berbagai daerah melakukan diet plastik. Tujuannya agar laut menjadi cantik karena pengurangan plastik dapat mengurangi jumlah sampah di sekitar kawasan konservasi perairan.

Plt. Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP Pamuji Lestari mengatakan kampanye pengurangan sampah dengan tema "Diet Plastik, Laut pun Cantik"merupakan bagian dari #BulanCintaLaut sebagai wujud KKP dalam menjalankan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2018 tentang Penanganan Sampah Laut.

Melalui peraturan itu Pemerintah Indonesia telah menunjukkan komitmen mengurangi sampah 30% melalui 3R (Reuse, Reduce dan Recycle) dan pengurangan sampah plastik yang masuk ke laut sebanyak 70 persen hingga tahun 2025.

"Aksi kampanye KKP ini sebagai upaya dalam mengurangi sampah di laut serta menjadi sarana edukasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat untuk melakukan pengendalian pencemaran di pesisir dan laut," katanya.

Menurut Tari, sapaan akrab Pamuji Lestari, sebagai pengelola ruang laut utamanya pengelola kawasan konservasi, menjaga lingkungan laut dari ancaman kerusakan yang salah satunya disebabkan oleh sampah adalah suatu keharusan.

Untuk itu diperlukan langkah-langkah inovatif dan kreatif dalam penanganan sampah dan melibatkan partisipasi masyarakat. Dalam rangkaian kampanye ini, KKP antara lain telah menggelar kampanye seperti pengurangan sampah di Pantai Pasir Jambak, Kota Padang, Sumatera Barat pada 21 Februari.

Baca Juga: Warga Diajak Diet Plastik agar Laut Menjadi Cantik
Bali Jadi Proyek Percontohan Tata Kelola Sampah Kemasan

Dalam kampanye itu seluruh peserta melakukan aksi bersih di sepanjang Pantai Pasir Jambak dengan sampah terkumpul 112,6 kilogram. Rincian jenis sampah yang diperoleh dari hasil proses pemilahan berupa sampah botol plastik 4,1 kilogram, sampah sedotan plastik 1 kilogram, sampah kantong plastik 49,5 kilogram, sampah organik 56,9 kilogram dan sampah campuran sebanyak 1,1 kilogram yang terdiri dari kain, pecahan kaca, dan styrofoam.

Diharapkan, kegiatan kampanye pengurangan sampah ini dapat mengedukasi masyarakat luas mengenai bahaya sampah, bijak mengelola sampah dan cinta laut sehingga sampah tiada, laut sehat dan Indonesia sejahtera.

Video: