72 Tahun Bank BTN Bertransformasi Permudah Masyarakat Miliki Rumah Impian

Ilustrasi rumah impian. (Pixabay)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 25 Februari 2022 | 17:25 WIB

Sariagri - Dengan semangat transformasi untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) pada tanggal 9 Februari 2022 berulang tahun ke-72. Dalam usia yang sangat matang tersebut, perseroan terus konsisten dalam mendukung pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi, melalui sektor perumahan.

Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengatakan, sebagai wujud nyata Bank BTN menjadi mitra pemerintah dalam mendukung perekonomian khususnya sebagai agent of development selama 72 tahun melayani masyarakat Indonesia, Bank BTN telah mengucurkan kredit sekitar Rp700 triliun yang mengalir kepada lebih dari 5 juta masyarakat di Indonesia dari seluruh segmen. Sebanyak 3,8 juta unit di antaranya merupakan KPR Subsidi.

“Usia ke-72 tahun bagi Bank BTN adalah usia yang matang untuk terus bertransformasi agar bisa melayani seluruh keluarga di Indonesia. Kami akan terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh Nasabah Bank BTN dan menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan impian masyarakat memiliki rumah idaman,” ujar Haru dalam perayaan HUT Bank BTN ke-72 di Jakarta, Rabu (9/2).

Haru menjelaskan, perseroan tahun ini sangat bangga bisa melayani keluarga Indonesia di setiap generasi dengan semangat berinovasi hingga usia yang ke-72 tahun ini. Berbagai inovasi untuk memberikan pelayanan terbaik terus dilakukan Bank BTN hingga menciptakan ekosistem perumahan yang terintegrasi dengan digital mortgage system.

“Inovasi yang kami akan gelar tahun ini adalah melaunching aplikasi super apps yang bakal mengakomodasi ekosistem perumahan di Indonesia. Aplikasi super apps yang dibenamkan dalam BTN Mobile akan memudahkan seluruh stakeholder terkait perumahan untuk bisa menghadirkan rumah impian bagi masyarakat yang membutuhkan,” jelas Haru.

Lebih lanjut Haru mengungkapkan, dalam usia ke 72 tahun ini akan lebih memantapkan perseroan menjadi bank fokus pembiayaan perumahan dan membantu pemerintah dalam menyukseskan program sejuta rumah. Hal ini juga akan membantu perseroan dalam mewujudkan visi menjadi Best Mortgage Bank in Southeast Asia pada tahun 2025.

Salah satu komitmen Bank BTN dalam fokus pembiayaan perumahan adalah target penyaluran KPR subsidi yang lebih tinggi setiap tahunnya. Untuk tahun 2022, dengan performa pencapaian tahun 2021 dan proyeksi pemulihan ekonomi yang terus membaik, maka Bank BTN mengajukan optimistis bisa menyalurkan KPR subsidi hingga 200.000 unit.

Angka ini lebih tinggi dari tahun lalu yang penyaluran KPR subsidi sebanyak 117.669 unit, karena di tahun 2022 ini Bank BTN semakin percaya diri seiring dengan keberhasilan transformasi bisnis yang dilakukan perseroan. Untuk mendorong pembiayaan rumah MBR di 2022, Bank BTN menyiapkan hampir 4 ribu jaringan kantor dan 11 ribu sumber daya manusia yang tersebar di seluruh Indonesia.

Perseroan juga memiliki ekosistem digital penyaluran KPR yang memangkas proses kredit menjadi hanya 5 hari. Bank BTN juga terus mendongkrak dana murah sehingga dapat memberikan bunga yang lebih terjangkau bagi masyarakat khususnya MBR. “Kami juga terus bersinergi untuk mendukung terciptanya ekosistem perumahan di Indonesia yang dapat mengakselerasi pemenuhan kebutuhan hunian, terutama di masa pandemi ini,” ungkapnya.

Direktur Consumer & Commercial Banking Bank BTN, Hirwandi Gafar mengungkapkan, di awal tahun 2022 BTN perseroan tancap gas dengan membukukan akad kredit KPR FLPP sekitar 6.000 unit dalam sepekan.

“Tahun 2022 banyak peluang dan tantangan dalam menyalurkan KPR, namun kami sangat optimistis industri properti pulih dan demand masyarakat terutama masyarakat berpenghasilan rendah atas rumah masih tinggi, dan KPR Sejahtera FLPP selalu menjadi pilihan mereka,” kata Hirwandi.

Lebih lanjut, tambah Hirwandi, BTN akan terus melakukan penyaluran program KPR FLPP Sejahtera secara tepat sasaran, sehingga dapat mendukung penurunan backlog perumahan terutama pada segmentasi masyarakat berpenghasilan rendah. Adapun target penyaluran KPR FLPP hingga akhir tahun ini dipatok BTN sebanyak 200 ribu unit.

“Selain KPR FLPP, BTN juga mendukung untuk menyalurkan program Tapera yg tersedia sebanyak 109.000 unit, juga menyalurkan KPR BP2BT kepada MBR,” ujarnya.

Kontribusi Bank BTN terhadap pertumbuhan ekonomi melalui sektor pembiayaan perumahan telah diakui banyak pihak. Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Nasional (PUPR) mengapresiasi kontribusi Bank BTN dalam menyukseskan program sejuta rumah untuk memudahkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memiliki rumah.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam sambutannya saat HUT BTN ke 72 menyampaikan apresiasi terhadap kerjasama antara Kementerian PUPR dan Bank BTN dalam melaksanakan peran masing-masing dalam Program Sejuta Rumah. “Saya berharap, ke depan, Bank Tabungan Negara terus meningkatkan pelayanan ke masyarakat dalam menyiapkan hunian bagi masyarakat Indonesia dan bertanggung jawaab dalam meningkatkan kualitas rumah bagi rakyat Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan bahwa Bank BTN telah terbukti berkontribusi bagi Negara untuk mewujudkan masyarakat Indonesia memiliki rumah tinggal. Bank BTN harus melanjutkan transformasi yang telah dilakukan untuk memperkuat fundamental perusahaan.

“Tantangan industri ke depan akan semakin berat dan dinamis khususnya untuk industri perbankan, oleh karena itu BTN harus melanjutkan transformasi yang telah dilakukan dengan memperkuat fundamental perusahaan agar dapat lebih ekspansif, memperbaiki bisnis proses, mengembangkan digitalisasi, serta berpegang teguh pada Core Value AKHLAK guna mewujudkan visi Bank BTN menjadi The Best Mortgage Bank di Asia Tenggara pada tahun 2025,” papar Menteri Erick.

DIa optismistis, visi tersebut bukan hanya sekedar mimpi namun juga bisa diwujudkan melalui tekad yang kuat dan kerja keras yang nyata dan tentu bekerja secara berkolaborasi.

Ketua Umum DPP REI, Paulus Totok Lusida mengakui, Bank BTN sebagai penguasa pasar KPR secara nasional, telah memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan sektor perumahan. Dimana sektor perumahan ini memiliki banyak sektor turunannya yang memberikan kontribusi terhadap perekonomian.

Untuk itu, Realestat Indonesia (REI) sebagai Asosiasi disektor properti berharap agar Bank BTN bisa terus konsisten dalam mendukung perkembangan sektor properti.

Baca Juga: 72 Tahun Bank BTN Bertransformasi Permudah Masyarakat Miliki Rumah Impian
Lengkapi Ekosistem Perumahan, BTN Luncurkan Aplikasi BTN Properti for Developer

“Bank BTN merupakan Bank yang berpengalaman dalam pembiayaan properti. Perannya sangat besar terhadap kemajuan sektor properti sangat besar. Hal ini bisa dilihat dari jumlah KPR yang dimiliki masyarakat 76% nya dikuasai oleh Bank BTN,” papar Totok.

Menurut dia, Bank BTN bukan hanya penopang pembiayaan rumah sederhana, tetapi berpengalaman di kredit properti secara keseluruhan. “Yang lainnya kan baru-baru saja. BTN dari kita kecil sudah fasilitasi kredit karena sudah dibentuk dari dulu untuk menjalankan menopang properti sebagai kebutuhan utama yang dijamin undang undang," pungkas Totok.

Video Terkait