Mensos Risma Berikan Kambing ke Mantan ODGJ dan Toko Kelontong kepada Mantan Pecandu Napza

Mensos Risma berikan bantuan kepada Mantan ODGJ dan mantan pecandu. (Sariagri/Arief L)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Senin, 14 Februari 2022 | 19:55 WIB

Sariagri - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyerahkan bantuan kewirausahaan dalam program atensi. Didampingi Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, Risma memberikan bantuan untuk 32 penyandang disabilitas dan 5 korban penyalahgunaan napza di Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Risma mengatakan bantuan kewirausahaan yang diserahkan diantaranya mesin cuci, mesin jahit, kambing, alat pertanian dan perlengkapan toko kelontong untuk para penerima manfaat dalam memulai usaha.

“Ada macam-macam bantuan yang kami berikan. Nominalnya juga tidak sama tergantung kebutuhan masing-masing penerima manfaat. Seperti ada mantan ODGJ yang sebelumnya dipasung, lalu kami bebaskan dan ia mau mandiri menjadi peternak, akhirnya kami berikan beberapa ekor dan nyatanya berhasil,” terang Mensos RI, Tri Rismaharini kepada Sariagri, Senin (14/2/2022).  

Selain itu. Imbuhnya, ada mantan korban penyalahgunaan Napza atau pecandu yang tobat dan ingin kembali bangkit diberikan bantuan usaha kelontong.

“Bantuan kepada mantan korban napza ini diantaranya minyak goreng, peralatan masak, perkakas dapur dan lain-lain untuk dijual di toko kelontong miliknya,” lanjut mantan walikota Surabaya ini.

Risma juga memberikan bantuan perlengkapan sekolah, sepatu dan baju untuk 5 anak yang saat ini tengah berhadapan dengan hukum. Ia menyebutkan daftar penerima bantuan merupakan hasil scanning media dan sosmed yang dilakukan oleh tim kementerian sosial yang setiap hari berselancar di dunia maya.

“Upaya scanning ini bertujuan  untuk memantau potret kehidupan sosial masyarakat, jika kami temukan ada yang butuh bantuan sosial , langsung kami hubungi,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Kementerian Sosial RI juga memberikan bantuan 1 unit sepeda motor,  bagi orang tua penderita tumor mata yang terpaksa menghabiskan hartanya untuk pengobatan sang anak.

“Ada salah satu penerima manfaat yang kehabisan hartanya, termasuk menjual sepeda motor untuk berdagang keliling demi biaya pengobatan sakit mata anaknya yang kini tengah menjalani operasi di RSUD DR Soetomo Surabaya,” tambah Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana.

Menurut Hanindhito, dengan bantuan sepeda motor ini, diharapkan ekonomi keluarga tersebut bisa kembali pulih. Diharapkan melalui bantuan ini penerima manfaat lebih mandiri dan meningkatkan taraf hidup mereka

Baca Juga: Mensos Risma Berikan Kambing ke Mantan ODGJ dan Toko Kelontong kepada Mantan Pecandu Napza
Modernisasi Alat Pertanian, Inggris Siapkan Anggaran Rp476 Miliar

“Bapaknya sangat membutuhkan sepeda motor. Karena itu satu-satunya sarana untuk mencari nafjah dengan berjualan keliling,” kata dia.

 Nantinya Kementrian Sosial melalui balai-balai besar di berbagai daerah akan terus memantau progres penerima manfaat. Mereka akan terus dikawal hingga usaha mereka berjalan dengan baik.

Video Terkait