Restoran di Negara Ini Larang Pengunjung Belum Divaksin Makan di Tempat

Ilustrasi - Vaksinasi COVID-19.(Pixabay)

Editor: Arif Sodhiq - Selasa, 25 Januari 2022 | 18:05 WIB

Sariagri -  Gelombang ketiga COVID-19 menjadi perhatian serius hampir seluruh negara di dunia. Sejumlah negara kembali menerapkan pembatasan dengan jam malam dan lockdown. Restoran di Polandia memperketat aturan dengan melarang masuk pengunjung yang belum divaksinasi.

Mengutip food.ndtv.com, Selasa (25/1/2022), industri restoran dan perhotelan mendapat pukulan besar selama beberapa periode penguncian dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona. Namun kondisi itu tidak menghalangi semangat pemilik restoran di Polandia untuk menerapkan kebijakan ketat.

Mereka menetapkan semua pelanggan harus menunjukkan sertifikat vaksinasi sebelum diizinkan makan di restoran. Pemilik restoran Warsawa Marcin Wojtasik yang menjalankan usaha kuliner Jepang 'Yatta Ramen' mengatakan siap menghadapi ulasan buruk dari anti-vaxxers. Menurut dia, penerapan kebijakan ketat bagi pengunjung untuk membantu melindungi stafnya. 

"Itu adalah keputusan yang sangat tidak populer, ada beberapa reaksi yang sangat kuat. Tapi tidak untuk pelanggan kami yang biasa. Mereka menerimanya dengan sangat baik," katanya.

Sebelumnya, pemerintah mengizinkan restoran, hotel, teater dan lain-lain beroperasi dengan kapasitas 50 persen bagi orang tidak divaksinasi. Aturan yang baru menurunkan kapasitas bagi orang tidak divaksin menjadi 30 persen. 

Namun, sebagian besar masyarakat menilai aturan itu sebagai tindakan lunak terhadap lonjakan tajam kasus COVID. Sebanyak 13 dari 17 anggota Dewan Medis Polandia telah mengundurkan diri sebagai penasihat karena penolakan pemerintah untuk menerapkan aturan lebih ketat.

Baca Juga: Restoran di Negara Ini Larang Pengunjung Belum Divaksin Makan di Tempat
Restoran Ini Sajikan Makanan Pelanggan Hanya Dalam 13,5 Detik

Profesor Robert Flisiak, salah satu penasihat yang mundur memuji sikap pemilik restoran.

"Tentu saja mereka menghadapi kebencian dan pengucilan, bahkan agresi, jadi mereka sangat berani di tengah kurangnya dukungan hukum dari negara," tandasnya. 

Hingga kini baru sekitar 56% warga Polandia yang telah divaksinasi penuh, Dari jumlah itu kurang dari sepertiganya telah menerima suntikan dosis ketiga atau booster.

Video terbaru:

Video Terkait