Perajin Asal Lombok Tengah Sulap Limbah Tulang Sapi Jadi Hiasan Dekoratif

Dadang Galang Darmawan tengah membuat kerajinan dari limbah tulang sapi dan batok kelapa. (Foto Sariagri/Yongki)

Editor: M Kautsar - Kamis, 20 Januari 2022 | 15:20 WIB

Sariagri - Sejumlah perajin kayu di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat mulai menggeliat dan memproduksi aneka hiasan dekoratif untuk menarik para wisatawan yang terus berdatangan jelang perhelatan Motogp tahun ini.

Dadang Galang Darmawan adalah satu diantara sejumlah perajin di Lombok Tengah yang tidak mau berpangku tangan dan menuangkan kreatifitasnya melalui pemanfaatan limbah.

Di rumahnya yang berlokasi di Desa Mertak Tombok, Kecamatan Praya, aneka bahan limbah tulang sapi dan batok kelapa dibuat menjadi hiasan dekoratif dan suvenir.

"Bahan-bahannya ini kita mencoba memakai barang yang terbuang seperti tulang sapi dan batok kelapa sebagai bahan bakunya," ungkap Dadang kepada Sariagri, Rabu (19/1).

Ide membuat hiasan dekoratif ini diakui dadang berawal dari keinginannya untuk mengusir kejenuhannya karena tidak bisa bekerja saat pandemi. Terlebih di desanya banyak terdapat limbah tulang sapi yang terbuang percuma.

Melihat banyaknya limbah yang terbuang sia-sia, Dadang akhirnya mencoba untuk menyulapnya menjadi barang yang bernilai ekonomis.

"Disini banyak kita temukan limbah ini yang terbuang, makanya kita manfaatkan," ucapnya

Dari tangan kreatifnya, limbah yang dianggap tak bernilai itu disulap menjadi replika lumbung atau rumah adat suku sasak, tatakan lampu, replika hewan, hingga aneka kalung liontin dan gantungan kunci berbahan tulang.

Bermodalkan alat pemotong dan alat ukir dari gergaji, Dadang bersama keluarga mampu membuat 4 hingga 6 kerajinan setiap harinya. Dalam setiap kerajinan dijual Dadang seharga Rp50 ribu hingga Rp500 ribu.

"kita mencoba untuk membuat sebuah kerajinan yang memiliki nilai budaya Sasak Lombok ini, dan alhamdulillah banyak peminat," ujarnya.

Usahanya yang cukup menjanjikan dari sisi ekonomi dan mampu mengurangi limbah, Dadang berharap pemerintah daerah turut membantu memasarkan produk hasil kreasinya, agar lebih dikenal hingga ke luar daerah.

Baca Juga: Perajin Asal Lombok Tengah Sulap Limbah Tulang Sapi Jadi Hiasan Dekoratif
Perhelatan G20 Diprediksi Untungkan Sektor UMKM Rp1,7 Triliun



"Tidak hanya bantuan, kita juga berharap agar pekerintah ini membantu pemasaran, terlebih besok kan ada MotoGP," harapnya.

Video terkini:

Video Terkait