Waspada Kenaikan Kasus Omicron, Pemerintah Perpanjang PPKM Hingga Akhir Januari 2022

Ilustrasi varian Omicron. (Antara)

Editor: M Kautsar - Senin, 17 Januari 2022 | 12:10 WIB

Sariagri - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di luar Pulau Jawa dan Bali hingga 31 Januari 2022.

"Perpanjangan dilakukan untuk 14 hari ke depan 18 sampe 31 Januari 2022," kata Airlangga dalam konferensi pers virtual yang dipantau di Jakarta, Minggu (16/1). 

Jumlah kabupaten dan kota yang menerapkan PPKM level 1 atau level yang paling longgar meningkat dari 227 menjadi 238 kabupaten dan kota, PPKM level 2 turun dari 148 menjadi 138, PPKM level 3 tersisa 10, dan tidak ada lagi kabupaten dan kota yang menerapkan PPKM level 4. 

Masyarakat diminta tetap mematuhi protokol kesehatan mengingat penyebaran Covid-19, terutama varian baru Omicron, masih perlu diwaspadai.

Saat ini pemerintah juga sedang mempersiapkan vaksin Merah Putih maupun vaksin produksi dalam negeri lain untuk menambah pasokan vaksinasi Covid-19 yang diperkirakan akan dapat digunakan mulai semester II 2022.

Perpanjangan ini didasarkan atas kenaikan kasus aktif per 15 Januari 2022 yakni 1.054 kasus. Data ini diikuti dengan kewaspadaan meningkatnya case fatality rate dalam dua pekan terakhir yang meningkat sebesar 29,03 persen dari total 31 kasus menjadi 40 kasus dalam sepekan.

Airlangga menyebut, penyebaran kasus Omicron juga mengalami kenaikan. Kondisi ini disebabkan munculnya transmisi lokal. Adapun penularan dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) dicatat sebesar 78,75 persen.

Belajar dari Afrika Selatan dan Inggris, waktu menuju puncak gelombang varian omicron adalah 37 dan 42 hari. Meskipun angka kasus tinggi, angka kematian akibat varian Omicron cukup rendah.

“Puncak kasus Omicron diperkirakan mulai terjadi pada akhir Januari atau awal Februari 2022. Lebih kurang 40 hari sejak kasus mulai naik. Maka itu, arahan Bapak Presiden meminta kita sebaiknya tidak melakukan perjalanan ke luar negeri, kalau tidak ada hal yang urgent,” ujar Airlangga.

Omicron dan persiapan residen di Mandalika

Dalam kesempatan yang sama, Airlangga menyampaikan bahwa residen Jokowi juga menyetujui penambahan penonton Moto GP dari 63 ribu menjadi 100 ribu. Pada saat yang sama vaksinasi di lokasi perhelatan Motor GP di Mandalika telah mencapai angka vaksinasi dosis pertama yang tinggi. 

"Di Lombok Tengah sebanyak 84 persen masyarakat umum dan 74 persen lansia telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis pertama. Untuk wilayah ini pemerintah menargetkan akan menambahkan vaksin booster untuk 76.718 orang," kata Airlangga.

Sedangkan di kota Mataram vaksinasi Covid-19 dosis pertama sudah mencapai lebih dari 100 persen karena vaksinasi juga dilakukan untuk masyarakat dari luar kota. 

"Di Mataram, sebanyak 61 persen lansia telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama dan pemerintah merencanakan menyedikan 158 dosis vaksin booster Covid-19," katanya.

Video terkini:

Video Terkait