Kabar Baik! Penelitian: Omicron Hanya Menyebabkan Gejala Ringan

Ilustrasi varian Omicron. (Antara)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Rabu, 5 Januari 2022 | 12:40 WIB

Sariagri - Virus COVID-19 terus memunculkan varian baru dari waktu ke waktu. Banyak negara sudah menggalakkan vaksinasi dan mulai beraktivitas normal, muncul lagi varian yang bernama Omicron.

Kabar terbaru mengatakan bahwa varian Omicron hanya akan menyebabkan gejala ringan dibanding varian Delta yang lebih dulu muncul. Sebuah konsorsium peneliti dari Amerika dan Jepang baru-baru ini merilis hasil penelitian yang menunjukkan Omicron mempengaruhi kondisi paru-paru secara berbeda.

Seperti diberitakan Medical Daily, merujuk percobaan pada tikus dan hamster, didapati fakta bahwa Omicron menyebabkan dampak yang tidak terlalu parah pada saluran pernapasan bagian atas dan bawah.

Peneliti menemukan fakta bahwa Omicron menghasilkan beban virus yang lebih rendah di hidung, tenggorokan, dan paru-paru, yang mengarah ke viral load dan replikasi yang lebih ringan dan pada akhirnya lebih sedikit kerusakan pada area itu.

Kepala penasihat medis Gedung Putih Dr. Anthony Fauci mengakui penelitian tersebut dan penelitian lain baru-baru ini. Sebelumnya, pada pertengahan Desember lalu, sebuah studi dari University of Hong Kong menyampaikan temuan yang hampir serupa.

Baca Juga: Kabar Baik! Penelitian: Omicron Hanya Menyebabkan Gejala Ringan
Hindari Lonjakan Omicron, Korea Selatan Perpanjang Aturan Jarak Sosial

Omicron bereplikasi pada tingkat yang lebih lambat di paru-paru, maka ini dapat menjelaskan tingkat keparahan penyakit yang lebih rendah. Temuan ini juga memvalidasi pengamatan para ahli medis sebelumnya di Afrika Selatan yang mencatat lebih sedikit rawat inap dan lebih sedikit kematian karena Omicron.

Sementara itu, seorang dokter di Inggris menyebut bahwa Omicron hanya akan menunjukkan gejala pada malam hari pada tubuh orang yang terjangkit. Dr Amir Khan dari Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) menyebutkan, di antara lima pasien COVID-19 yang terinfeksi varian Omicron, salah satunya mengalami gejala menonjol yang hanya muncul pada malam hari.

Video Terkait