Regenerasi Perlu Agar Kerajinan Getah Nyatu di Kalteng Tetap Lestari

Perajin getah nyatu menyelesaikan pesanan gantungan kunci.(Antara Foto/Makna Zaezar/nz)

Editor: Arif Sodhiq - Selasa, 4 Januari 2022 | 14:00 WIB

Sariagri - Seiring berjalannya waktu jumlah perajin getah nyatu di Kalimantan Tengah (Kalteng) mulai berkurang. Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kalteng menyasar generasi muda untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM) terkait kerajinan getah nyatu.

"Seiring berjalannya waktu perajin getah nyatu mulai berkurang, untuk itu diperlukan regenerasi," ujar Ketua Harian Dekranasda Kalteng Aster Bonawaty.

Kerajinan getah nyatu merupakan salah satu produk budaya turun temurun yang hanya ada di Kalteng. Getah nyatu berasal dari pohon nyatu yang merupakan endemik Pulau Kalimantan. Untuk melestarikannya, Dekranasda mengadakan pelatihan diantaranya pengembangan SDM getah nyatu. Tujuannya untuk regenerasi perajin-perajin getah nyatu, utamanya yang memiliki kreativitas kekinian dan andal sebagai generasi penerus.

Selain itu untuk mempertahankan kelestarian budaya Kalteng melalui produk kerajinan getah nyatu dan menghasilkan produk ramah lingkungan dengan nilai jual menjanjikan, baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun luar negeri.

"Selain itu menjadikan alumni pelatihan menjadi wirausaha atau kelompok usaha baru dalam upaya mendukung pemulihan ekonomi," terang Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalteng itu.

Dia mengungkapkan kendala yang dihadapi yaitu keterbatasan bahan baku getah nyatu. Untuk itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait khususnya Dinas Kehutanan agar dapat membudidayakan getah nyatu.

"Hal ini sudah mendapatkan respon positif dan Dishut siap mendukung, tinggal penentuan lokasi serta tahapan-tahapan selanjutnya. Jadi penyiapan SDM beriringan dengan penyiapan SDA," tambahnya.

Baca Juga: Regenerasi Perlu Agar Kerajinan Getah Nyatu di Kalteng Tetap Lestari
Masya Allah, Indahnya Masjid Amir Hamzah di TIM Berkonsep Ramah Lingkungan

Dia menambahkan pelatihan yang belum lama ini dilaksanakan meliputi pemberian teori hingga praktik pelatihan. Sejumlah narasumber yang dihadirkan, seperti desainer dan instruktur, kalangan perbankan, hingga Otoritas Jasa Keuangan.

Psesera pelatihan berjumlah 25 orang dari 14 kabupaten/kota di Kalteng. Mereka adalah generasi muda yang diharapkan setelah pelatihan berkesempatan menjadi binaan Dekranasda Kalteng sehingga dapat lebih mengembangkan ide kreatif dalam memproduksi kerajinan getah nyatu, maupun membentuk kelompok usaha baru dalam bentuk koperasi.

Video terkait:

Video Terkait