2 Kali Luncurkan Awan Panas, Gunung Merapi Berstatus Siaga Level 3

Gunung Merapi meluncurkan lava pijar. (Foto: Istimewa)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 7 Desember 2021 | 14:00 WIB

Sariagri - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan Gunung Merapi yang terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah kini berstatus siaga level 3.

PVMBG menyampaikan, Gunung Merapi sempat dua kali meluncurkan awan panas guguran (APG) pada Senin (6/12/2021). Peristiwa pertama terjadi pada pukul 16.44 WIB, luncuran awan panas itu tercatat di seismogram dengan amplitudo 14 mm dan durasi 160 detik.

Sementara, luncuran awan panas guguran kedua terjadi pada pukul 17.24 WIB. Aktivitas tersebut tercatat di seismogram dengan amplitudo 19 mm dan durasi 163 detik.

"Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, Dan Putih. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak," tulis PVMBG dalam keterangannya, Selasa (7/12/2021).

Baca Juga: 2 Kali Luncurkan Awan Panas, Gunung Merapi Berstatus Siaga Level 3
40 Juta Pohon Ditanan di Lahan Kritis Jabar untuk Cegah Banjir dan Longsor

Adapun himbauan PVMBG kepada masyarakat sekitar merapi untuk tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

Berikut himbauan lainnya PVMBG kepada masyarakat atas meningkatnya aktivitas Gunung Merapi:

1. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

2. Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.
3. Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.
4. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

Video Terkait