Kesal Jalanan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tanami Pohon Pisang

Warga tanam pohon pisang di tengah jalan. (Sariagri/Arief L)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Senin, 29 November 2021 | 17:40 WIB

Sariagri - Kesal jalanan tak kunjung diperbaiki, sejumlah warga dari 2 desa yakni Desa Landangan dan Wonokoyo, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur menanami jalan raya penghubung 2 desa itu dengan pohon pisang.

Menurut koordinator aksi warga, Zaini, jalan sepanjang 2 kilometer penghubung desa mereka, saat ini dalam kondisi berlubang, amblas dan licin karena dipenuhi lumpur saat diguyur hujan. Mencegah terjadinya warga pengguna jalan agar tidak terpeleset, jalan berlubang ditanami tanaman pisang. 

“Aksi warga ini dilakukan tepat berada di jalur penghubung 2 Desa Landangan dan Wonokoyo, tepatnya selatan pabrik udang PT PMMP. Hal ini dilakukan agar tidak ada pengguna jalan roda dua yang terpeleset dan mengalami kecelakaan, “ beber coordinator aksi warga, Zaini kepada Sariagri, Senin (29/11/2021).

Di lokasi jalan ini di sejumlah titik ditanami pohon pisang dengan ketinggian lebih dari 2,5 meter.

“Kami kesal dengan pemerintah sudah tiga tahun kami ajukan perbaikan jalan ini tapi tidak digubris. Kami sudah lapor ke musrenbang hingga dians PUPR tetap tidak pernah direspon,” imbuhnya.

Kekesalan warga makin memuncak karena pemerintah melalui dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) Situbondo lebih memilih mengalokasikan dananya untuk perbaikan kantor kejaksaan negeri Situbondo. 

“Bupati ini bagaimana malah memilih membangun kantor kejaksaan negeri yang jelas jelas masih bagus dan layak, ini jalan rusak gak diperbaiki,” serunya kesal. 

Kekesalan atas kerusakan jalan ini juga datang dari hampir seluruh warga yang melintas, baik petani hingga karyawan pabrik udang.

Baca Juga: Kesal Jalanan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tanami Pohon Pisang
Kocak! Jalan Rusak Ditanami Pohon Pisang, Warga: Jika Bisa Hidup dan Berbuah Itu Rezeki

Mereka mengaku jika hujan turun, jalan berubah menjadi kubangan, berlumpur dan licin.

“Waduh pokoknya susah ini jalan apalagi kalau hujan saya berkali kali terpeleset disini, teman-teman petani atau karyawan pabrik udang salem juga banyak yang jatuh,” terang petani setempat, Sudarmaji yang kerap lewat di lokasi. 

Akibat penanaman pohon pisang di tengah jalan ini, jalan ke pabrik udang dan petani di desa lainya pun harus tersendat. Kendaraan roda empat pun tidak bisa melintas karena sepanjang 2 kilometer ditanami pisang warga. 

 

Video Terkait