Viral Dokter Ini Makan Kotoran Sapi dan Klaim Bisa Memurnikan Tubuh dan Pikiran

Ritual Mandi Kotoran Sapi. (Reuters)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Kamis, 18 November 2021 | 16:00 WIB

Sariagri - Banyak orang India meyakini kotoran sapi dan urin memiliki sifat penyembuhan. Namun menurut pandangan sains malah sebaliknya karena kotoran merupakan sarang penyakit.

Baru-baru ini sebuah video viral memperlihatkan seorang dokter memakan kotoran sapi. Diketahui Dr Manoj Mittal terlihat memakan kotoran sapi, di sebuah penampungan sapi.

Dalam profil Twitter-nya, Dr Manoj menyebutkan ia dokter spesialis anak di Karnal Haryana, India.

Dalam video tersebut, ia pertama kali mengambil kotoran sapi dari tanah dan memasukkannya ke dalam mulutnya. Sementara ia tampak menikmati makan kotoran sapi, ia juga meminta manfaat dan mengatakan bahwa minum air seni sapi dan makan kotoran sapi menjauhkan banyak penyakit serius.

Lebih lanjut, Dr Manoj mengatakan bahwa wanita harus makan kotoran sapi untuk persalinan normal, dan jika mereka memakannya, tidak akan pernah menjalani operasi caesar.

Dia mengatakan dalam video, "Setiap bagian dari Panchagavya yang diperoleh dari sapi sangat berharga bagi umat manusia'. Lihat, jika kita makan kotoran sapi, maka tubuh dan pikiran kita menjadi murni. Jiwa kita menjadi murni. Begitu memasuki tubuh kita, itu memurnikan tubuh kita,”paparnya.

Usai video sang dokter viral di media sosial, berbagai pertanyaan pun muncul. Sementara hanya sedikit yang setuju dengan apa yang dia katakan, sebagian besar orang mempertanyakan gelar doktornya dan mengejeknya.

Baca Juga: Viral Dokter Ini Makan Kotoran Sapi dan Klaim Bisa Memurnikan Tubuh dan Pikiran
Heboh! Ternyata Ini Alasan Kandang Sapi Mewah di Madura

Seorang warganet mengatakan dewan medis India harus membatalkan izin praktik karena bisa merusak anak kecil yang tidak mengetahui kelakuan sang dokter.

”Dewan Medis India harus memperhatikan hal ini dan membatalkan izin praktik profesi medisnya. Sebagai dokter anak, dia seharusnya tidak menganjurkan ini untuk anak-anak kecil yang tidak bersalah,” jelas salah satu warganet.

Video Terkait