Virus Hendra, Penyakit Langka Ditularkan Hewan ke Manusia Terdeteksi di Australia

Ilustrasi virus baru. (Pixabay)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Kamis, 21 Oktober 2021 | 12:50 WIB

Sariagri - Belum selesai soal virus Corona, kini muncul virus jenis baru yang ditemukan pada flying fox atau kalong oleh para ilmuwan Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO). Adalah Virus Hendra dikenal sebagai penyakit infeksi pada kuda yang mampu menular ke manusia.

CSIRO melihat temuan mereka dalam sebuah makalah yang diterbitkan beberapa hari setelah bentuk genetik baru dari virus yang disebut HeV-g2 ditemukan pada seekor kuda di dekat Newcastle di New South Wales (NSW), Australia.

WHO menyebut virus Hendra merupakan penyakit langka yang ditularkan dari hewan ke manusia. Virus Hendra dapat menyebabkan infeksi parah atau fatal pada kuda dan manusia, dan inang alami virus ini adalah kalong yang juga sering disebut kelelawar buah.

Dalam studi sebelumnya ditemukan keberadaan virus pada kelelawar buah di Queensland dan NSW. Menelusuri pemantauan sampel kalong dari tahun 2013 hingga 2021, para ilmuwan CSIRO menemukan jenis virus Hendra baru yang lazim pada kelelawar di Australia Selatan, Victoria, dan Australia Barat.

"Penting untuk dicatat bahwa Hendra tidak pernah dilaporkan menyebar langsung dari kelelawar ke manusia," ujar salah satu ilmuwan CSIRO Dr Kim Halpin, seperti dinukil dari 9News.

Baca Juga: Virus Hendra, Penyakit Langka Ditularkan Hewan ke Manusia Terdeteksi di Australia
WHO Kembali Terjunkan Tim untuk Ungkap Sumber Virus Corona di China

"Virus ini selalu ditularkan dari kuda yang terinfeksi ke manusia. Kami berharap tipe genetik baru ini akan berperilaku dengan cara yang sama," tambahnya.

Dr Halpin mengatakan diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui tentang mutasi virus Hendra. Para ilmuwan mengantisipasi vaksin virus Hendra yang ada untuk kuda agar bisa bekerja melawan bentuk mutasi yang baru.

Video Terkait