Begini Strategi Pemkab Banyumas Atasi Sampah Plastik

Pemkab Banyumas lakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan PT Solusi Bangun Indonesia . (Dok. Pemkab Banyumas)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Kamis, 9 September 2021 | 20:00 WIB

Sariagri - Sampah masih menjadi masalah di Kabupaten Banyumas. Salah satu upaya untuk mengatasi sampah, khususnya sampah plastik, Bupati Banyumas Achmad Husein melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Rabu (08/09/2021).

Kesepakatan bersama ini berisi tentang pemanfaatan material hasil pemilahan sampah di Kabupaten Banyumas untuk bahan bakar alternatif di Pabrik Semen Milik PT Solusi Bangun Indonesia Tbk. 

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Juanidi, penandatanganan kesepakatan bersama dengan PT. SBI ini dalam rangka untuk mengurangi timbulan sampah. Menurutnya, Pemkab Banyumas mencoba untuk berbagai macam cara.

Salah satunya adalah pemanfaatan timbulan sampah khususnya dari plastik. Nantinya plastik ini, sebagai bahan alternatif untuk pabrik semen sehingga pada tanggal 25 Agustus kemarin, Bupati melakukan MOU Kerjasama dan menandatangani nota kesepahaman dengan PT. SBI yang ada di Jakarta, mengingat pusatnya ada di Jakarta.

"Konteksnya adalah untuk mengurangi timbulan sampah, baik itu dari hulu sampai ke hilir. Kareba potensi RDF yang ada di Banyumas kurang lebih mencapai 5-10 ton setiap hari. Nah ini merupakan peluang juga untuk teman – teman KSM untuk mendapatkan nilai tambah. Biasanya sampah plastik itu dibuang ke TPA tetapi ini bisa dimanfaatkan menjadi bahan alternatif sebagai bahan bakar di PT SBI. Walaupun secara itung – itungan ya menutup biaya operasional itu sudah lumayan daripada harus dibuang dan harus mengeluarkan uang," ujar Junaidi, Kamis (09/09/2021).

Baca Juga: Begini Strategi Pemkab Banyumas Atasi Sampah Plastik
Targetkan Pengelolaan Sampah 100 Persen pada 2025, Ini Strategi KLHK

Hingga kini, pengelolaan sampah yang ada di hulu atau di KSM dalam rangka untuk mengurangi sampah kurang lebih sekitar 60% dan ke depan pemerintah Bayumas masih mendorong lagi untuk bisa ditingkatkan pemilahan atau pengurangan sampahnya di sekitar 70%.

"Kami berharap masyarakat ikut serta dalam mengelola sampahnya sendiri secara bijak, baik dengan cara pemilahan maupun dapat ikut mengurangi sampah plastik dengan cara daur ulang," tambah Junaidi. 

Video Terkait