Wabah Demam 'Misterius' Renggut 56 Nyawa Anak, Dites Ternyata Bukan Covid-19

Nyamuk Pembunuh Manusia Nomor 1

Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 7 September 2021 | 15:20 WIB

Sariagri - Sebuah wabah demam misterius menyerang warga Uttar Pradesh, India dengan ciri-ciri gejala demam tinggi, nyeri sendi, sakit kepala, dehidrasi, dan mual. Ditemukan ruam-ruam di tungkai atas dan bawah pasien.

Seperti diberitakan Times of India, wabah misterius tersebut telah merenggut nyawa 75 orang, 56 di antaranya adalah anak-anak. Anehnya, meski memiliki beberapa gejala yang mirip dengan Covid-19, tak satu pun korban meninggal didiagnosis positif Covid-19.

Beberapa dokter dari beragam distrik di Uttar Pradesh percaya bahwa penyakit ini disebabkan oleh virus demam berdarah yang ditularkan nyamuk. Namun intensitasnya lebih parah karena hasil tes darah menunjukan sejumlah pasien mengalami penurunan kadar trombosit, identik dengan yang dialami pasien demam berdarah dengue (DBD).

“Para pasien terutama anak-anak di rumah sakit meninggal dengan sangat cepat,” kata Dr. Neeta Kulshrestha, pejabat kesehatan senior di distrik Firozabad, kepada BBC News.

Demam berdarah merupakan virus yang ditularkan dari gigitan nyamuk Aedes aegypti betina. Penyebaran nyamuk ini sangat luas, terutama di daerah yang beriklim tropis dan subtropis di seluruh dunia, di mana nyamuk tersebut lebih mudah berkembang.

Kendati sebagian besar kasusnya ringan, DBD yang parah bisa menyebabkan kematian jika tak ditangani dengan segera. Pasien DBD yang parah dapat mengalami kerusakan pembuluh darah dan kelenjar getah bening, kemudian terjadilah kebocoran plasma darah.

Pasien pun akan kehilangan banyak cairan meski sudah mendapat asupan cairan. Pada kondisi inilah sistem organ menurun hingga menyebabkan kematian.

Jumlah kasus DBD di tengah pandemi Covid-19 Tanah Air Meningkat

Baca Juga: Wabah Demam 'Misterius' Renggut 56 Nyawa Anak, Dites Ternyata Bukan Covid-19
Duh! Menkes Isyaratkan Kita Hidup dengan COVID-19 5-10 Tahun Lagi

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sekitar 390 juta infeksi dengue di seluruh dunia. Tingkat infeksi dan kematian juga naik drastis dalam beberapa dekade terakhir, yakni empat kali lipat antara tahun 2000 dan 2015 dengan total kematian 4.032 jiwa.

Bagaimana dengan Indonesia? jumlahnya pun tak kalah mengkhawatirkan. Kementerian Kesehatan mencatat hingga Juli 2021, total kasus DBD yang terjadi di Indonesia telah mencapai 20.290 kasus dengan 171 kematian. Jumlah ini mengalami peningkatan dari total kasus 16.230 dengan 147 kasus kematian pada 14 Juni 2021.

Video Terkait