Vaksin Merah Putih Disiapkan Lawan Mutasi Varian COVID-19

Peneliti Unair meneliti perkembangan vaksin Merah Putih. (Foto: Sariagri/Arief L)

Penulis: M Kautsar, Editor: Reza P - Kamis, 29 Juli 2021 | 15:40 WIB

SariAgri - Vaksin Merah Putih yang saat ini tengah dikembangkan tim peneliti dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Jawa Timur, disiapkan untuk bisa melawan mutasi COVID-19 termasuk varian delta yang saat ini banyak ditemukan.

Penegasan tersebut disampaikan koordinator produk riset COVID-19 yang juga peneliti dalam konsorsium vaksin Merah Putih Unair Surabaya, Nyoman Tri Puspaningsih. Ia menjelaskan Unair membuat vaksin dengan dua metode yakni metode inactivated virus dan adenovirus. 

“Metode adenovirus adalah platform viral vector yang merupakan konsep pengembangan vaksin COVID-19 berbasis adenovirus dan adeno-associated virus atau AAV dengan menggunakan pendekatan non-replicating vector. Vector ini atau adenovirus dan AAV digunakan untuk mengantarkan sekuens yang mengkode spike protein atau receptor binding domain dari Sars-Cov-2,“ kata Nyoman Tri Puspaningsih kepada Sariagri, Kamis (29/7).

Nyoman menambahkan saat ini platform adenovirus sedang menunggu produksi adeno-rekombinan skala laboratorium. Selain itu, pada platform adenovirus ini menggunakan design welltype dan mutan. 

“Sehingga hasilnya nanti memiliki peluang untuk melawan varian delta. Bahkan metode adenovirus untuk metode inactivated juga menggunakan desain mutan, sehingga bisa digunakan untuk melawan varian terbaru, “ imbuhnya.

Saat ini, Lanjut Nyoman pengembangan metode adenovirus juga sedang dalam produksi skala laboratorium. Metode adenovirus ini merupakan metode yang sama dengan yang dipakai oleh tim peneliti vaksin astrazeneca. 

“Adenovirus sedang kita ujicobakan tahap akhir pada hewan besar, termasuk uji tingkatan pada mutan virus baru COVID-19. Mudah-mudahan hasilnya baik dan kita siap akan produksi massal,“ pungkasnya.

Video Terkait