Hoaks, Hand Sanitizer Merek Farah Sebabkan Tangan Melepuh

Kabar Hoaks soal Hand Sanitizer Farah. (Istimewa)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Rabu, 23 Juni 2021 | 18:30 WIB

SariAgri -  Sebuah kabar tentang hand sanitizer bermerek Farah mengandung virus beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan akun Facebook Tersiana Teya pada 8 Juni 2021.

Akun Facebook Tersiana Teya mengunggah foto hand sanitizer merek Farah yang disandingkan dengan tangan seseorang yang melepuh. Terdapat juga narasi dalam foto tersebut.

“Jangan gunakan sanitizer perusahaan ini. Ini bukan sanitizer. Ini adalah virus baru dengan penyakit awal. Bagikan dengan semua orang,”tulisnya.

Seperti diberitakan dari laman Hoax Buster Covid-19, klaim unggahan tersebut ternyata keliru. Virus baru yang dikatakan terkandung dalam produk pembersih tangan ini adalah informasi yang tidak berdasar.

Produk pembersih tangan merek Farah merupakan produk hand sanitizer yang dikeluarkan oleh The National Detergent Company (NDC). Website resmi NDC mengungkapkan bahwa produk hand sanitizer yang dikeluarkan oleh mereka mengandung alkohol sesuai dengan standar yang dikeluarkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Dalam penjelasannya, website NDC menjelaskan bahwa Farah sendiri mengandung 70% Etil Alkohol, sementara standar minimal yang direkomendasikan adalah 60%.

Selain itu melansir dari Times of Oman, Anish Kumar, Head of Marketing NDC, mengatakan bahwa produk hand sanitizer tersebut telah disetujui oleh Kementerian Kesehatan Oman. Pembersih tangan ini telah mematuhi standar kesehatan lokal dan global.

Kabar mengenai bahaya produk hand sanitizer Farah pun sempat beredar luas di masyarakat pada Juli 2020 lalu. Kini, kabar keliru tersebut pun beredar kembali dengan klaim bahwa produk hand sanitizer Farah ini dilarang karena mengandung virus yang dapat menyebabkan tangan melepuh.

"Merujuk pada ulasan dari agensi administrasi makanan dan obat-obatan Amerika (FDA), FDA tidak pernah menyatakan bahwa produk hand sanitizer Farah mengandung virus berbahaya yang mampu merusak kulit sampai melepuh," tulis pernyataan itu.

Tertanggal 25 Maret 2021, FDA sendiri masih memberikan peringatan berbahaya untuk produk hand sanitizer dari Spanyol, produk Solusi Antimikroba Durisan, dan produk lain yang disebutkan dalam daftarnya. Selain daripada itu, FDA tidak pernah mengeluarkan peringatan tentang bahaya produk handsanitizer merek Farah

Baca Juga: Hoaks, Hand Sanitizer Merek Farah Sebabkan Tangan Melepuh
USU Buat Handsanitizer yang Diklaim Beri Perlindungan 99 Persen dari Kuman

Dalam setiap ulasan artikel pada website resminya, FDA selalu melakukan pembaharuan terkait informasi mengenai produk handsanitizer yang aman ataupun yang harus dihindari. FDA selalu menekankan kepada masyarakat agar memilih produk handsanitizer dengan kandungan diatas 60% Etil Alkohol.

Dari kabar hoaks yang beredar itu dapat disimpulkan bahwa produk hand sanitizer merek Farah tidak mengandung virus yang dapat menyebabkan tangan melepuh. Kabar ini adalah masuk dalam kategori misleading content atau konten menyesatkan.

Video Terkait