Dibuka Melemah, Rupiah Kemungkinan Lanjutkan Penguatan

Ilustrasi mata uang rupiah terhadap dolar AS (Foto Antara)

Editor: Yoyok - Senin, 31 Mei 2021 | 09:29 WIB

SariAgri - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin (31/5) pagi melemah 15 poin atau 0,1 persen ke posisi Rp14.300 per dolar Amerika Serikat (AS) dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.285 per dolar AS.

Pengamat pasar uang, Ariston Tjendra, mengatakan kurs rupiah kemungkinan masih berpotensi melanjutkan penguatannya di hari Jumat (28/5) dengan kabar aliran dana asing yang masuk ke Indonesia sebesar Rp6,13 triliun selama sepekan terakhir.

“Asing mungkin memanfaatkan potensi pemulihan ekonomi di Indonesia di masa pandemi ini untuk mendapatkan yield (imbal hasil) obligasi yang lebih tinggi,” katanya.

Ariston menambahkan, di sisi lain penguatan bisa terbatas karena pasar masih dibayangi kenaikan kasus Covid-19 global yang mengakibatkan beberapa negara lockdown, termasuk negara tetangga Indonesia.

“Ini bisa menghambat pemulihan ekonomi. Untuk itu, kami perkirakan potensi penguatan rupiah hari ini ke kisaran Rp14.260 per dolar AS, sementara potensi pelemahan ke kisaran Rp14.320 per dolar AS,” pungkas Ariston.

Sementara itu, indeks dolar bertahan di dekat level tertinggi dua bulan terhadap yen di perdagangan Asia pada Senin pagi, setelah ukuran utama inflasi AS menunjukkan kenaikan harga-harga yang lebih kuat dari yang diperkirakan, menjaga ekspektasi kemungkinan tentang tapering dalam pembelian aset Federal Reserve.

Baca Juga: Dibuka Melemah, Rupiah Kemungkinan Lanjutkan Penguatan
Akhir Pekan Ini Rupiah Kemungkinan Menguat

Dolar diperdagangkan pada 109,87 yen, setelah mencapai 110,20 pada Jumat (28/5), berada dalam jarak yang sangat dekat dari puncak satu tahun di 110,97 yang dicapai pada akhir Maret.

Data inflasi AS juga mendorong greenback lebih tinggi terhadap mata uang lain untuk sementara, meskipun mata uang tersebut kehabisan tenaga menjelang libur akhir pekan yang panjang di New York dan London. Euro menjadi 1,2194 dolar AS, turun dari terendah pada Jumat (28/5) di 1,2133 dolar AS, sementara pound Inggris sedikit berubah pada 1,4189 dolar AS.

Video Terkait