Kisah Sukses: Sempat Nganggur, Pria Ini Sulap Pelepah Pinang Jadi Peci

Robiyanto mengubah pelepah pinang jadi peci bernilai tinggi. (SariAgri/Iwan)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 28 Mei 2021 | 13:20 WIB

SariAgri -  Sempat menjadi pengangguran setelah usahanya kolaps akibat pandemi, Robiyanto (39 tahun) warga Desa Bumi Jaya, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, terus memutar otak agar tetap bisa menafkahi keluarganya.

Suatu ketika, ide kreatifnya muncul saat melihat banyaknya pelepah pinang yang berserakan begitu saja di sekitar rumahnya. Kebetulan di desanya banyak terdapat pohon pinang untuk diambil nira dan buahnya untuk kolang kaling.

“Awalnya saya iseng-iseng membuat peci kreasi dari pelepah pinang kering dan saya pakai pada sebuah acara di desa. Tak diduga ternyata peci kreasi saya itu mendapat perhatian warga desa dan mulai banyak yang minta dibuatkan,” ungkapnya menceritakan, Jumat (28/5/2021).

Jadilah kemudian ia mengumpulkan pelepah pinang yang berguguran, untuk dijadikan peci atau penutup kepala adat. Kreasinya yang unik bernilai jual tinggi. Selain peci, Robi menyebut salah satu kreasinya itu dengan tupung.

Dibantu sang istri, Robi dengan tekun membelah pelepah pinang dan setelah kering ia merangkainya menggunakan sebuah pola. Agar semakin menarik, ia menambahkan motif tapis Lampung, dipernis, dan ditambah busa di bagian dalam.

“Meski bahan dan alat yang saya gunakan sangat sederhana seperti pisau, cutter, cat, dan lem, namun hasilnya sangat menarik dan sepertinya belum ada di Lampung yang membuat karya semacam itu,” tambah Robi.

Baca Juga: Kisah Sukses: Sempat Nganggur, Pria Ini Sulap Pelepah Pinang Jadi Peci
Manisnya Bisnis Persemaian Bibit Tanaman dari Kota Santri

Meski awalnya hanya dipasarkan ke warga sekitar, kerajinan milik Robi itu kini sudah dipasarkan ke Pulau Jawa dan provinsi lain di Pulau Sumatera melalui media sosial.

Peci atau tupung buatannya itu dihargai Rp50-80 ribu, sesuai dengan ukuran serta tingkat kerumitan motif. Dalam sehari, Robi bisa menghasilkan hingga 10 buah peci dibantu istrinya.