Puluhan Warga Di Purbalingga Dan Karanganyar Keracunan Makanan

Ilustrasi Makanan Takjil (commons wikimedia)

Editor: Arya Pandora - Senin, 10 Mei 2021 | 13:00 WIB

SariAgri -  Peristiwa memilukan terjadi di Kabupaten Purbalingga dan Karanganyar. Pasalnya, puluhan warga harus mengalami keracunan usai menyantap hidangan sahur dan takjil buka puasa.

Bahkan di Purbalingga, dari 12 orang empat orang diantaranya masih menjalani rawat inap di Puskesman Kalimanah Purbalingga.

Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga Drg Hanung Wikantono saat dikonfirmasi mengatakan, keracunan itu diketahui pada Sabtu (8/5) pagi.

"Keluarga ini mengaku menyantap sate ayam saat makan sahur. Karena kondisinya, mereka kemudian menjalani rawat inap di puskesmas,” kata Hanung, Minggu (9/5/2021).

Lebih lanjut Hanung mengatakan, pada Sabtu (8/5) sore ada laporan lagi terdapat 6 warga RT 2/2 mengalami hal yang sama.

"Mereka juga usai mengkonsumsi sate ayam yang sama. Dari enam warga ini, satu orang dirawat di puskesmas, dan sisanya memilih rawat jalan," tambahnya.

Pada saat hampir bersamaan lanjut Hanung, dua warga RT 3/5 Desa Selabaya juga mengalami hal yang sama. Gejalanya sama seperti kasus keracunan.

"Hingga Minggu malam ini, ada 12 orang yang keracunan dan empat diantaranya dirawat di puskesmas,” kata Hanung.

Sementara itu di Kabupaten Karanganyar, puluhan warga di dua RT, tepatnya di dusun Tuk Ringin, Desa Gerdu di Kecamatan Karangpandan, Karanganyar, dilarikan ke Puskesmas karena mengalami mual dan muntah.

"Sekitar 17 ambulance dari para relawan disiapkan untuk membawa korban ke puskesmas dan rumah sakit," jelas Koordinator Karanganyar Emergency (KE) Joko Sunarto, Minggu (9/5) malam.

Mbah Po sapaan akrab Joko Sunarto juga mengatakan karena kondisi warga yang mengalami gejala serupa semakin banyak dan puskesmas penuh, sebagian dibawa ke RSUD Kartini.

Kapolsek Karangpandan, Karanganyar, Iptu Puji Iptu Sri Pujiyanto, saat dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian keracunan masal tersebut.

"Saat itu warga RT 03 RW 08 Desa Gerdu. Karangpandan mengkomsumsi makanan berupa nasi oseng-oseng kancang panjang, tempe bacem dan telur bacem di Masjid At-Taubah," jelasnya.

Baca Juga: Puluhan Warga Di Purbalingga Dan Karanganyar Keracunan Makanan
Masya Allah, Ini Momen Penambang Turki Tetap Sahur Saat di Bawah Tanah

Awalnya hanya beberapa warga saja yang merasakan gejala keracunan pada hari Minggu (9/5). Namun semakin lama semakin banyak yang merasakan gejala serupa. Hingga akhirnya terpaksa mereka dievakuasi ke puskesmas dan rumah sakit.

"Korban yang merasakan mual-mual, pusing, muntah dan pegal di badan makin bertambah akhirnya dilaporkan ke Polsek Karangpandan. Untuk sampel makanan saat ini sudah berada di Laboratorium untuk memastikan penyebab warga keracunan," pungkasnya.

Video Terkait