Asing “Net Buy” Rp16 Miliar, IHSG Akhirnya Ditutup Perkasa

Ilustrasi: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik saat dibukanya perdagangan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc. (Antara Foto/M Risyal Hidayat)

Editor: Yoyok - Jumat, 19 Februari 2021 | 16:15 WIB

SariAgri - Setelah sempat tertekan dengan dibuka melemah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi kedua perdagangan akhir pekan ini, Jumat (19/2), berbalik arah hingga akhirnya menguat 0,51 persen atau 31,62 poin ke 6.231,93 pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. Selain itu, investor asing tercatat melakukan transaksi beli bersih (net buy) sebesar Rp16 miliar di seluruh pasar.

Tujuh dari sepuluh sektor menguat pada perdagangan hari ini. Sektor keuangan mencatat kenaikan terbesar, yakni 1,04 persen, sektor tambang menguat 0,68 persen, sektor infrastruktur menanjak 0,57 persen, sektor aneka industri terangkat 0,44 persen, sektor konstruksi dan properti menguat 0,55 persen, sektor barang konsumsi naik 0,16 persen, dan sektor manufaktur naik tipis 0,06 persen.

Tiga sektor lainnya berakhir di zona merah pada hari ini, yaitu sektor perkebunan melemah 0,70 persen,sektor industri dasar turun 0,23 persen, dan sektor perdagangan dan jasa tergerus 0,15 persen.

BEI mencatat total volume transaksi hari ini mencapai 14,83 miliar saham dengan nilai transaksi Rp11,87 triliun. Sebanyak 285 saham turun harga, 184 saham menguat, dan 167 saham bergerak mendatar.

Saham top gainers LQ45 hari ini adalah PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) 6,38 persen, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) 5,75 persen, dan PT Ciputra Development Tbk (CTRA) 4,91 persen. Sedangkan saham top losers LQ45 terdiri dari PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) -3,53 persen, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) -2,70 persen, dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) -2,38 persen.

Investor asing mencatat net buy Rp16 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp138,7 miliar, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp49,7 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp46,4 miliar.

Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp91,7 miliar, PT Harum Energy Tbk (HRUM) Rp39,1 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp31,9 miliar.

Baca Juga: Asing “Net Buy” Rp16 Miliar, IHSG Akhirnya Ditutup Perkasa
IHSG Anjlok 1,03 Persen Pada Penutupan Rabu Sore

Analis Binaartha Sekuritas, M Nafan Aji, mengatakan salah satu yang memberikan sentimen positif pasar adalah kebijakan Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan dan kebijakan nol persen untuk uang muka kredit kepemilikan rumah.

“Kebijakan BI menurunkan bunga acuan atau BI7DRRR sebesar 25 bps dalam rangka mendukung kinerja pertumbuhan ekonomi nasional ternyata merupakan katalis positif bagi penguatan IHSG di tengah ketidakpastian global,” katanya.

Video Terkait