Bak Surga Dunia, Sumbawa Bisa Jadi Destinasi Wisata Hijau Global

Ilustrasi Gunung Tambora, bagian dari kawasan segitiga eksotis Samota. (wikimediacommons/Jialiang Gao)

Editor: Dera - Minggu, 15 Januari 2023 | 15:00 WIB

Sariagri - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy bersama Bupati Sumbawa Mahmud Abdullah, melakukan penanaman bibit pohon durian di kawasan Sirkuit Rocket Motor MXGP Samota, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kemenko PMK menginisiasi Gerakan Menanam 10 Juta Pohon sebagai bagian Revolusi Mental sejak tahun lalu.

"Sekarang kita upayakan lakukan penghijauan, penanaman pohon besar-besaran. Dan ini sesuai dengan visi dari Bapak Presiden, kita harus betul-betul menjadi negara yang memberikan sumbangan terbesar untuk oksigen dunia," ujar Muhadjir usai menanam bibit pohon, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Sirkuit Rocket Motor MXGP Samota yang tahun lalu digunakan dalam ajang motor cross internasional itu berpotensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata dan mengundang turis mancanegara. Bahkan, penghijauan dan penanaman pohon yang sedang diupayakan Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Pusat di kawasan Samota bisa menjadi potensi wisata global.

Diketahui, Kawasan Samota adalah akronim untuk tiga kawasan di Sumbawa, yaitu Teluk Saleh, Pulau Moyo, dan Gunung Tambora. Ketiga lokasi ini merupakan salah satu destinasi favorit karena mencakup pegunungan hingga dunia bawah laut. Samota memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata global dan wisata hijau.

Baca Juga: Bak Surga Dunia, Sumbawa Bisa Jadi Destinasi Wisata Hijau Global
Cegah Abrasi, Warga Ajak Wisatawan Tanam Pohon Mangrove di Lombok



"Sumbawa ini saya kira sangat potensial untuk dikembangkan menjadi tujuan wisata global. Termasuk kita harus siapkan juga bagaimana supaya daerah ini menjadi hijau sehingga kita menjadi kawasan green sport, ekonomi hijau, wawasan hijau, dan dalam waktu dekat ini kita akan lakukan penghijauan besar-besaran," ucapnya, seperti dilansir dari laman resmi kemenkopmk.go.id

Menurutnya, sisi positif menanam pohon adalah untuk menjaga lingkungan, memelihara kehidupan, dan untuk menyiapkan kehidupan yang lebih baik untuk generasi yang akan datang.

Muhadjir mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk menyediakan bibit-bibit pohon untuk Provinsi NTB. Kemudian juga dia akan meminta perguruan tinggi di NTB untuk membantu dalam proses penghijauan dan perawatannya.

"Saya kira Sumbawa harus mengejar ketertinggalan dalam program penghijauan. Karena lahannya sangat potensial bagus terutama untuk destinasi wisata extend (wisata lanjutan) dari Bali kemudian Lombok. Dan tidak kalah indahnya di Sumbawa ini," ungkapnya.