Cimory Laris Manis, Pendirinya Masuk Daftar 50 Orang Terkaya di Indonesia

Susu Cimory. ([email protected])

Editor: Dera - Jumat, 9 Desember 2022 | 20:00 WIB

Sariagri - Pendiri Cisarua Mountain Dairy (Cimory) Bambang Sutantio, masuk dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia. Menurut Forbes, Bambang Sutantio memiliki kekayaan bersih sebesar 1,85 miliar dolar Amerika Serikat (AS). 

Saham Cimory naik sepertiga sejak go public pada 2021, mengumpulkan 252 juta dolar AS. Cimory diketahui memiliki hampir 2.700 karyawan dan lima pabrik, tiga pabrik menghasilkan produk susu dan dua pabrik daging olahan. Menurut firma riset Euromonitor International, Cimory merupakan pemimpin pasar domestik dalam produk yogurt. 

Siapa Bambang Sutantio? 

Bambang Sutantio lulus dari jurusan teknologi pangan Technical University Berlin pada 1984. Bambang Sutantio memulai karuernya sebagai sales engineer di kantor pembuat peralatan industri asal Jerman di Jakarta, Fuehrmeister. Pada 1993, Bambang Sutantio mendirikan usaha di bidang pengolahan daging Macroprima Panganutama. 

Pria kelahiran 26 Desember 1958 ini memulai usahanya tersebut dari nol, yang dimulai di garasi keluarga. Bambang Sutantio mendapatkan modal dari kredit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan jaminan ruko dari hasil menggadaikan rumah milik orang tuanya. Macroprima Panganutama kini menjadi unit Cimory dan memproduksi sosis dengan merek Kanzler. 

Mengutip berbagai sumber, awal pembuatan sosis tersebut ketika temuan Bambang dan rekannya Hans Reusch merasakan sosis Jerman yang memiliki kualitas tinggi dan rasanya yang enak. Dengan pengalaman tersebut, ia memproduksi sosis halal, tanpa MSG, pewarna buatan dan berkualitas.

Baca Juga: Cimory Laris Manis, Pendirinya Masuk Daftar 50 Orang Terkaya di Indonesia
'Agro Solution' Pupuk Kaltim Bikin Petani Sejahtera

Cimory, yang juga merupakan nama merek produk susu perusahaan, didirikan oleh Bambang Sutantio pada 2004. Cimory sebagian besar berfokus pada pasar domestik, tetapi mengekspor beberapa barang ke Singapura dan Filipina, dengan rencana akhir untuk memperluas ke Vietnam dan Malaysia. 

Bambang Sutantio juga menggandeng peternak sapi perah di kawasan Cisarua yang tergabung dalam Koperasi Produsen Susu Giri Tani. Susu akan dibeli oleh Perusahaan Cimory jika memenuhi standar.