Modus Baru, Kayu Jati Curian Ditutup Menggunakan Pakan Ternak

Barang bukti pelaku yang mencuri kayu di hutan Baluran. (Sariagri/Arief L)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Rabu, 16 November 2022 | 12:30 WIB

Petugas gabungan Taman Nasional Baluran dan Polres Situbondo, Jawa Timur menangkap seorang pelaku pembalakan liar. Dari hasil pengungkapan ini, petugas mengamankan potongan kayu jati glondong curian yang dibawa pelaku dengan menggunakan sepeda motor sembari ditutupi pakan ternak.

Kepala Resort Watunumpuk TB Baluran, Sopaan Arif Handoko mengatakan sepintas petugas tidak mengira jika tumpukan pakan hijauan ternak yang diangkut menggunakan motor hanya sebagai kamuflase.

“Ini merupakan modus baru. Sehingga dengan ditutupi pakan ternak kayu gelondongan yang disembunyikan dibaliknya tidak terendus petugas,” tutur Sopaan Arif Handoko kepada Sariagri, Selasa (15/11/2022).

Pelaku pencurian diketahui berinisial AC, warga Desa Sumber Waru, Kecamatan Banyuputih, Situbondo. Dari hasil pemeriksaan diperoleh keterangan kedua potongan kayu tersebut didapatkan dari hasil menebang pohon jati dikawasan Hutan Taman Nasional Baluran.

“Pelaku diamankan berikut barang bukti kayu jati glondongan ukuran panjang 1,5 meter dan berdiameter 30 hingga 40 centimeter,” ujar Sopaan.

Awal mula terungkapnya kasus pembalakan liar ini, imbuhnya, tim polisi kehutanan baluran ketika melakukan patrol di blok hutan bitakol menjumpai seseorang yang diduga mengangkut kayu jati curian menggunakan alat angkut sepeda motor. 

“Saat ditegur, orang itu diketahui berinisial AC justru memacu motor dan terjadi pengejaran. Terduga baru bisa diamankan setelah 1 kilometer melarikan diri dari hutan. Setelah dilakukan pemeriksaan benar ditemukan 2 potongan gelondong kayu jati curian disembunyikan dalam pakan hijauan ternak,” bebernya.

Petugas kini masih terus melakukan pengembangan dengan memeriksa terduga di Mapolsek Banyuputih situbondo.

“Kami duga pelaku tak hanya satu orang, namun melibatkan lebih dari lima orang. Kini sedang kami kembangkan termasuk memintai keterangan kemana hasil curian kayu ini dijual,” pungkasnya.