Dukung IKN, Ridwan Kamil Gandeng Pengusaha Jabar Berinvestasi

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil. (Humas Pemprov Jabar)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Senin, 24 Oktober 2022 | 19:30 WIB

Sariagri - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan, dirinya mendukung penuh pembangunan Ibu Kota Negara Nusantara. Salah satu bentuk dukungannya adalah menjabarkan tantangan yang akan dihadapi IKN, juga dengan memberikan solusinya.

"Ridwan Kamil pendukung IKN dari dulu. Dengan mendukung saya selalu menjabarkan tantangan-tantangannya, tapi jangan disalahartikan sebagai mengkritik, justru tantangannya itu harus dibantu," katanya, Senin (24/10/2022).

Menurut Kang Emil, sapaan akrabnya, salah satu tantangan besar yang akan dihadapi IKN adalah membawa populasi masyarakat sipil atau non ASN untuk tinggal di IKN, tepatnya di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

"Tantangan terbesarnya adalah banyak ibu kota negara tidak berhasil karena tidak mampu membawa populasi non ASN," sebutnya.

Untuk itu sebagai bentuk dukungan kesuksesan pembangunan IKN, Kang Emil akan mengajak pengusaha Jabar untuk berinvestasi di IKN. Beberapa pengusaha bahkan sudah ia temui dan menawarkan berinvestasi di IKN.

"Jabar akan mendukung IKN dengan mengajak, yang pertama, pengusaha Jabar untuk berinvestasi di IKN. Saya sudah ngobrol dengan beberapa pengusaha kuliner, di antaranya Pak Asep Stroberi," ungkap Kang Emil.

Baca Juga: Dukung IKN, Ridwan Kamil Gandeng Pengusaha Jabar Berinvestasi
Capai Rp 120,4 Triliun, Investasi di Jabar Nomor Satu Nasional

Selain itu, ia juga akan mengajak pengusaha infrastruktur Jabar untuk meramaikan sektor konstruksi di IKN.

"Kedua, saya mengajak pengusaha infrastruktur regional untuk meramaikan," sebutnya.

Kang Emil menambahkan, ketika dibuka sayembara desain IKN, ia menjadi salah satu jurinya, dan beberapa kali menyampaikan masukan berharga kepada Presiden Joko Widodo.

"Saya jadi juri sayembara desain IKN, dan beberapa kali menyampaikan masukan berharga kepada Pak Presiden agar IKN sukses. Jadi semua yang saya sampaikan itu semata-mata mendukung memberikan solusi," pungkas Kang Emil.