Para Peneliti Kembangkan Cara Membasmi Kecoa

Ilustrasi kecoak. (pixabay)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Sabtu, 8 Oktober 2022 | 20:00 WIB

Sariagri - Para peneliti dari Universitas Heriot-Watt telah mengembangkan sistem untuk menargetkan masalah kecoa menggunakan teknologi laser dan kecerdasan buatan.

Melansir Independent, sistem tersebut dirancang oleh Ildar Rakhmatulin. Sistem tersebut dibangun menggunakan peralatan yang terjangkau dan tersedia untuk mendeteksi kecoa dalam akurasi 1,2 meter.

Kecoa dianggap sebagai hama dan keberadaan mereka tersebar di seluruh dunia termasuk Inggris. Hewan yang satu ini juga terkenal tangguh bahkan banyak orang percaya kecoa bisa selamat dari serangan bom nuklir.

Sistem pembasmi kecoa ini telah diuji tahun lalu dan temuannya saat ini diterbitkan dalam jurnal Oriental Insects. Kecoa dalam rumah tangga juga memiliki populasi jutaan. Selain merusak makanan dan peralatan, keberadaan kecoa juga dapat membahayakan kesehatan yang memicu reaksi alergi dan perkembangan asma.

Pembasmi kecoa sebagai hama tersebut mengandalkan penglihatan mesin. Caranya, dua kamera mengirim sinyal ke komputer yang memberitahu posisi kecoa. 

Ketika peneliti menggunakan laser daya rendah, mereka dapat mengubah perilaku kecoa. Laser yang memancarkan panas terus-menerus akan menyebabkan kecoa mengubah posisi atau arah. Menyalakan laser dapat membunuh kecoa dari ketinggian 1,2 m. 

“Sistem laser ini merupakan metode pengendalian hama yang selektif dan ramah lingkungan. Ini sangat menjanjikan,” kata Rakhmatulin.

Baca Juga: Para Peneliti Kembangkan Cara Membasmi Kecoa
Fakta Menarik, Kecoak Ternyata Sudah Ada Sejak 300 Juta Tahun Lalu

“Ini adalah sistem yang dapat disesuaikan, sehingga dapat digunakan untuk melindungi dari nyamuk, untuk menjauhkan lebah pemangsa dari lebah atau parasit dari tanaman atau toko yang berharga," lanjutnya.

Meski begitu, Rakhmatulin menyebut jika alat tersebut tidaklah cocok digunakan untuk mengusir kecoa dalam rumah tangga.

"Sistem ini tidak cocok untuk penggunaan rumah tangga, laser yang digunakan akan menyebabkan kebutaan atau kerusakan serius pada mata. Saya minta maaf untuk orang-orang dengan kecoa di rumah mereka, tetapi ini bukan solusi untuk mereka," tuturnya.