Polisi Amankan Penambang Pasir Ilegal

Penambangan pasir ilegal. (Sariagri/Iwan K)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Rabu, 21 September 2022 | 18:45 WIB

Sariagri - Dua warga Kecamatan Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah, ditangkap jajaran Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara atau Ditpolairud Polda Lampung. Pasalnya, mereka menambang pasir di aliran Sungai Pegadungan yang ada di wilayah Desa Rantau Jaya Ilir, Kecamatan Rumbia, secara ilegal.

Para tersangka itu yaitu Wahyudin (42) dan Zarkowi (36). Polisi pun menyita sejumlah barang bukti kejahatannya, antara lain dua buah kapal tongkang, sejumlah peralatan dan dua mesin penyedot pasir dari dalam aliran sungai, hingga 18 kubik pasir hasil penambangan ilegal.

Saat dibawa ke markas Ditpolairud pada Selasa (20/9/2022) siang, kedua tersangka mengaku sudah melakukan aksinya selama dua tahun menambang pasir ilegal. 

“Pasir dari hasil tambang ilegal itu dijual kepada warga sekitar hingga ke luar kota, pasir dijual dengan harga di bawah rata-rata harga pasir pada umumnya dengan sistem pemesanan terlebih dahulu,” ungkap Direktur Direktorat Polairud Polda Lampung Kombes Sis Mulyono.

Baca Juga: Polisi Amankan Penambang Pasir Ilegal
Lagi Istirahat di Pinggir Jalan, Tukang Sayur Diciduk Polisi

Penangkapan kedua tersangka dilakukan setelah ada laporan masyarakat yang resah dengan praktik penambangan pasir ilegal di desa mereka. Polisi lantas masih mencari adanya tersangka lain dalam sindikat mereka.

Kedua tersangka dijerat pasal 158 UU RI nomor 3 tahun 2020, tentang pertambangan mineral dan batu, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda hingga Rp100 miliar. 

Video Terkait