BBM Naik, Nelayan hingga Petani di Jatim Terima Bantuan Paket Sembako

Anggota kepolisian bagi bansos ke PKL. (Sariagri/Arief L)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 13 September 2022 | 13:45 WIB

Ribuan nelayan, Pedagang kaki lima (PKL), Petani, Buruh pabrik, Ojek online, Pengayuh becak hingga Sopir angkutan umum, di Jawa Timur serentak mendapatkan bantuan sosial berupa paket sembako dari jajaran Kepolisian Resor setiap wilayah.

Seperti yang dilakukan Polres Bojonegoro, menggandeng elemen mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, melakukan aksi sosial pembagian paket bansos berupa beras 5 kilogram (kg) dan mie instan kepada para PKL yang biasa berjualan di seputaran alun - alun kota Bojonegoro.

Kapolres Bojonegoro, Muhammad menuturkan, kegiatan bakti sosial ini bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak dengan adanya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

“Kegiatan sosial pembagian paket bansos sembako yang kita lakukan hari ini, dalam rangka membantu masyarakat kurang mampu yang terdampak dengan kenaikkan harga BBM,” terang Kapolres Bojonegoro, AKBP Muhammad kepada Sariagri.

Ratusan paket bansos sembako dibagikan langsung oleh perwakilan sejumlah elemen mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi yang ada di kabupaten bojonegoro. Seperti dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

“Selain menyasar para PKL, kami juga menyerahkan paket sembako bansos kepada para tukang parkir serta beberapa warga kurang mampu lain yang ada di seputaran alun - alun kota bojonegoro,” bebernya.

Kapolres juga menyampaikan jika kegiatan baksos ini rencananya akan bersifat berkelanjutan, dimana pihak kepolisian akan menggandeng elemen mahasiswa maupun ormas lainnya dalam pelaksanaannya

Aksi sosial serupa juga dilakukan Polres Tulungagung dengan membagikan seratusan paket sembako kepada para PKL, Pengayuh becak dan pengemudi ojek online.

Bersama Komandan Kodim 0807, Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto, turun langsung blusukan ke tempat-tempat pedagang kaki lima dan pangkalan para pengayuh becak serta ojek online untuk membagi-bagikan paket sembako.

“Sedikitnya ada 100 paket sembako berisi beras, gula dan minyak goreng, kami bagikan pada penjual kuliner kaki lima, tukang becak dan pengemudi ojek online. Semoga bantuan yang sedikit ini bisa meringankan beban ekonomi saudara-saudara kita yang terdampak kenaikan BBM,” tutur Kapolres.

Kegiatan bakti sosial Dilanjutkan ke Desa Ngujang, Kecamatan Kedungwaru berupa pemberian santunan kepada puluhan anak yatim di masjid sunan kalijaga.

Selain di Bojonegoro dan Tulungagung, aksi bakti sosial pembagian paket sembako juga dilakukan Polres Kota Batu dengan menyasar ratusan petani. Sambil mengendarai sepeda motor trail, Kapolres Batu, AKBP Oskar Syamsudin bersama jajaran blusukan ke sawah untuk menyalurkan langsung bantuan ke petani yang berada di daerah terpencil.

“Medannya cukup sulit dan terjal. Sebab kami harus masuk ke ladang dan sawah melewati pematang yang sempitm salah satunya di kawasan desa telekung. Namun Alhamdulillah, akhirnya bisa kami tembus dan berjumpa dengan petani yang tengah garap sawah. Bantuan ini langsung kami serahkan,” terang Kapolres Batu, AKBP Oskar Syamsudin.

Setiap petani, imbuh Kapolres Batu, mendapatkan bantuan sosial berupa satu karung beras dengan bobot 5 kilogram.

“Kami berharap bantuan yang diberikan bisa bermanfaat. Selain itu agar bisa terus membina hubungan baik dengan polisi,” harapnya.

Sementara di Bondowoso, jajaran Kepolisian setempat dipimpin Kapolres AKBP Wimboko membagikan paket bantuan sembako kepada para pengemudi taksi, bus, ojol dan sopir truk di terminal Bondowoso.

“Semoga bantuan paket sembako ini, bisa sedikit meringankan beban kebutuhan para sopir, pasca dinaikanya harga BBM bersubsidi, “ tutur Kapolres Bondowoso, AKBP Wimboko.

Aksi sosial serupa juga digelar jajaran Polres Pasuruan Kota dengan membagikan 100 paket sembako kepada nelayan dan ojol. Bahkan untuk bisa menjangkau nelayan yang tengah bekerja di tengah laut, petugas satpolair Polres Pasuruan Kota melakukan aksi jemput bola.

“Kepada nelayan yang berada di pelabuhan kota pasuruan, baik yang tengah melaut maupun saat berada di tepi pelabuhan yang tengah memperbaiki jaring, kami berikan bantuan paket sembako,” kat Wakapolres Pasuruan Kota, Kompol Heri Dian Wahono.

Selain itu, imbuhnya pengemudi ojol ditempat yang biasa mangkal di pelabuhan untuk menunggu pelanggan juga tak luput mendapatkan bantuan paket sembako.

“Pembagian paket sembako ini, kami lakukan sebagai bentuk kepedulian kepolisian kepada masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM,” jelasnya.

Tak ketinggalan, aksi sosial pembagian paket bantuan sembako juga dilakukan jajaran Kepolisian resort Malang kepada ratusan nelayan di laut Malang Selatan.  Tak hanya itu paket sembako juga dibagikan kepada ratusan pengemudi ojek dan sopir angkot yang ada di sejumlah titik di Kabupaten Malang.

“Pembagian sembako berisi beras 5 kilogram dan mie instan ini, kami lakukan mulai hari ini hingga senin dan selasa mendatang, hingga menunggu semua warga terdampak mendapatkan BLT, Bantuan Subsidi Upah (BSU) dan bantuan pemda,” terang Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat.

Baca Juga: Nelayan yang Terdampak Kenaikan BBM di Lombok Dapat Bantuan Sembako
Khofifah Minta Kepala Daerah Amankan Stok BBM Nelayan dan Petani

Kapolres Malang menambahkan, pihaknya saat ini juga masih melakukan pemetaan untuk menyalurkan sembako untuk masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga: BBM Naik, Nelayan hingga Petani di Jatim Terima Bantuan Paket Sembako
Nelayan yang Terdampak Kenaikan BBM di Lombok Dapat Bantuan Sembako

Pembagian sembako ini sebagai salah satu upaya yang dilakukan polres malang untuk mengurangi dampak kenaikan harga BBM. Hingga saat ini sudah 2000-an paket sembako sudah diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah kabupaten Malang.

“Pemberian bantuan sembako untuk masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM ini dilakukan sambil menunggu bantuan langsung tunai yang saat ini disiapkan pemerintah, termasuk bantuan dari pemerintah daerah setempat,” pungkasnya.

 

Video Terkait