Cina Wajibkan Tes PCR untuk Ikan dan Kepiting Hasil Nelayan

Ikan dilakukan tes PCR. (ist)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Rabu, 24 Agustus 2022 | 12:15 WIB

Sariagri - Zero covid policy Cina mewajibkan tes PCR untuk ikan dan kepiting di kota bagian selatan negara tersebut yang sedang mengalami kenaikan kasus.

Menurut laporan BBC, lebih dari lima juta orang telah diperintahkan untuk menjalani tes Covid-19 di kota pesisir Cina Xiamen minggu ini, setelah sekitar 40 kasus virus terdeteksi.

Tapi mereka bukan satu-satunya yang telah diperintahkan untuk diuji. Pemberitahuan resmi menyatakan bahwa beberapa bentuk kehidupan laut juga diminta untuk menjadi bagian dari subyek tes uji Covid-19 massal terbaru.

Dalam beberapa minggu terakhir, komite distrik Pengendalian Pandemi Maritim Jimei Xiamen mengeluarkan pemberitahuan yang mengatakan ketika nelayan kembali ke pelabuhan.

"Nelayan dan makanan laut yang mereka bawa harus diuji,"begitu tulisnya.

Alhasil, di tengah wabah terbaru ini, beredar rekaman video di beberapa platform media sosial termasuk Doujin - TikTok versi lokal Cina - yang menunjukkan petugas medis memberikan tes PCR untuk ikan dan kepiting hidup.

Provinsi Hainan di Cina selatan, wilayah pesisir seperti Xiamen, telah mencatat lebih dari 10.000 kasus Covid-19 sejak awal Agustus. Pihak berwenang mengatakan mereka yakin wabah ini kemungkinan terkait dengan komunitas nelayan.

Baca Juga: Cina Wajibkan Tes PCR untuk Ikan dan Kepiting Hasil Nelayan
Cina Temukan Virus Corona di Kemasan Daging Babi Asal Argentina

Media Cina telah lama menyatakan keprihatinan bahwa kehidupan laut mungkin memiliki hubungan dengan virus corona. Wabah Covid-19 pertama kali dikaitkan dengan pasar hewan dan makanan laut hidup di kota Wuhan, Cina tengah.

Meskipun tidak mungkin makanan laut menjadi inang virus, banyak wabah Cina telah dikaitkan dengan pekerja pelabuhan, mereka yang menangani barang dalam rantai dingin, atau pekerja di pasar makanan laut.

Video Terkait