Jokowi: Kawasan Inti Pusat IKN Dibangun dengan APBN, Sisanya Investor

Presiden Joko Widodo dan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor meninjau lokasi ibu kota baru 2019. (Foto Antaranews)

Penulis: M Kautsar, Editor: Yoyok - Selasa, 16 Agustus 2022 | 17:15 WIB

Presiden Joko Widodo dalam pidato kenegaraan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2023 tidak menyebut berapa anggaran yang digunakan untuk membangun Ibu Kota Nusantara (IKN).

Jokowi hanya menyebut pembangunan IKN harus dijaga keberlanjutannya. Sebab, kata dia, IKN bukan hanya untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga untuk para inovator dan wirausahawan.

“Bukan hanya berisi kantor-kantor pemerintah, tetapi juga motor penggerak ekonomi baru,” kata Jokowi, Selasa (16/8/2022).

Jokowi menyebut IKN bukan kota biasa, tetapi kota rimba dengan pelayanan pendidikan dan kesehatan kelas dunia. “Kawasan inti pusat pemerintahan memang dibangun oleh APBN, tetapi selebihnya, 80 persen investasi swasta diundang untuk berpartisipasi,” ucap dia.

Untuk itu, Jokowi meminta dukungan DPR dalam mendukung beberapa transformasi besar, antara lain UU IKN.

Dalam paparannya mengenai RAPBN, Jokowi juga tak menyebut anggaran mengenai pembangunan IKN. Dari belanja pemerintah pusat, sebesar Rp2.230 triliun,  pembangunan infrastruktur dianggarkan Rp392,0 triliun. Anggaran itu diarahkan untuk mendukung penguatan penyediaan pelayanan dasar; mendukung peningkatan produktivitas melalui infrastruktur konektivitas dan mobilitas; menyediakan infrastruktur energi dan pangan yang terjangkau, andal, dan memperhatikan aspek lingkungan; serta pemerataan infrastruktur dan akses TIK. 

Usai menghadiri sidang kabinet April 2022 lalu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah mengalokasikan anggaran belanja APBN 2023 sebesar Rp27 triliun hingga Rp30 triliun untuk pembangunan IKN.

Anggaran tersebut untuk membangun infrastruktur dasar dan gedung pemerintahan, serta simpul konektivitas yang dilakukan Kementerian Perhubungan. Dana tersebut akan digunakan untuk membangun sarana dan prasarana di bidang pendidikan, kesehatan, ketahanan, dan keamanan.

Video Terkait