Demi Anak, Tukang Sapu di Kota Pasuruan Curi Susu di Mini Market

Tukang sapu curi sufor lepas dari jeratan hukum. (Sariagri/Arief L)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 5 Agustus 2022 | 13:00 WIB

Seorang tukang sapu diamankan anggota Polres Pasuruan Kota, lantaran kedapatan mencuri susu formula bayi di sebuah minimarket. Pelaku dengan mudah ditangkap berdasarkan bukti rekaman CCTV milik minimarket.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Bima Sakti mengatakan pelaku pencuri susu bayi berinisial M (32 tahun) warga Kelurahan Krapyak Rejo, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur. Rekaman CCTV memperlihatkan pelaku mencuri satu kotak susu bayi dengan cara diselipkan dibalik baju yang dikenakannya.   

Aksi pencurian susu bayi ini terjadi 26 Juli sekitar pukul 8 malam, kami tindaklanjuti berdasarkan laporan pemilik minimarket. Dari hasil rekaman CCTV, pelaku akhirnya berhasil kami identifikasi seorang tukang sapu bersama barang bukti 1 kotak susu formula,” terang AKP Bima Sakti kepada Sariagri, Kamis (4/8/2022).

Namun setelah dilakukan pemeriksaan, petugas tidak menemukan unsur untuk memperkaya diri. Sehingga dilakukan upaya restorative justice.

Pelaku murni mencuri susu formula demi memenuhi kebutuhan anaknya, sedangkan gaji sebagai tukang sapu tak mencukupi untuk membeli susu balita.

“Tukang sapu pelaku pencurian ini, dibebaskan karena tidak memenuhi unsur pidana yakni upaya memperkaya diri. Meski dalam pengakuannya pelaku sudah mencuri sebanyak 4 kali, semua yang dicuri susu bayi,” imbuhnya.

Demikian pula pihak minimarket telah memaafkan perbuatan pelaku. Atas dasar kebutuhan untuk memenuhi gizi anaknya sehingga pelaku nekat mencuri susu formula.

Dari pengakuan pelaku, 1 kotak susu formula habis dalam waktu 4 hari hingga 1 minggu. Karena gajinya tidak mencukupi beli susu bayi, akhirnya pelaku nekat mencuri.

Baca Juga: Demi Anak, Tukang Sapu di Kota Pasuruan Curi Susu di Mini Market
Peneliti Cina: Susu Babi Berpotensi Jadi Minuman Masa Depan

Meski diketahui mencuri susu formula di minimarket yang sama, pemilik usaha justru memaafkan dan menyumbang 10 kotak susu kepada pelaku, dengan catatan pelaku tidak akan mengulangi lagi perbuatannya.

“Pencurian yang dilakukan pelaku, karena terbelit masalah ekonomi. gaji yang diterima tidak mencukupi untuk membeli susu anaknya yang masih balita.pemilik minimarket juga telah memaafkan dan iklhas memberikan bantuan berupa 10 kotak susu bayi,” tutup AKP Bima Sakti. 

Video Terkait